#Day39 – suprise!

8 February 2016 § Leave a comment

Sometime, you just don’t know what will happen next. It gives you a surprises.

Sometime, the surprises make you cry or make you laugh.

Sometime the surprises scare you and make your stomach really hurt.

Sometime, the surprises make you confuse about all this things.

Sometime, the surprise make you think a lot of things.

Maybe that because life not seems perfect like how you think. Life just being honest with you. There is no a such perfect life.

We must be ready for everything. The spontaneous about life is more scary than the planning life.

It will make you cry for some reason that you know it was a silly things.

But that’s life! It will give you surprises.

So, what should i do for this life? Just be chill and take a moment to feel every bless that i got.Maybe, it will make me feel calm in the middle of my fight with myself.

No matter what, just be honest with yourself. Tell what you afraid for and what you love the most. At least, you will know that you still on track. maybe..

#Days33 – being selfish!

2 February 2016 § Leave a comment

Mungkin aku terlalu egois, hingga tak sanggup menatap cerita-cerita di dalam sebuah film.
Mungkin aku terlalu egois, hingga berharap setiap hari terlalu dengan bahagia tanpa ada air mata.
Mungkin aku terlalu egois, ketika aku mengaca diri ku sendiri pada cermin orang lain.
Mungkin aku terlalu egois, ketika berharap mereka mengerti apa yang ada dalam pikiran.
Mungkin aku terlalu egois, berharap setiap hari, tak ada lagi hari tanpa senyuman.
Karena kebahagian itu terlalu menggoda. Ia datang seakan memeluk, membuatku tercandu.
Karena kebahagian dalam cerita fiksi yang mirip dengan mimpi namun jauh dari kenyataan menbuat aku takut.
Padahal, aku hanya inginkan bahagia yang sederhana tanpa perlu melukai. Waktu bahagia yang lebih lama tanpa perlu cemas kehilangan arah. Berawal dari diri sendiri, bahagia itu jalan untuk menemukan akhir cerita bukan?

#daysseventeen – The Voices

17 January 2016 § Leave a comment

selama berada di bumi, banyak nada suara yang akan terdengar.

baik yang merdu maupun yang membawakan aura negatif pun akan selalu terdengar.

kadang, suara itu memberikan ketenangan. kadang, suara itu membawa ketakutan. kadang, suara itu menceritakan imajinasi. kadang, suara itu memberikan kekuatan.

apapun suara yang dibisikkan, ceritakan lah padaNya. Mungkin, Tuhan sedang khawatir dan rindu padamu.

lalu, dengarkan kembali suaraNya, karena Dia sedang memberikan kejutan. 

hidup memang nggak sempurna, namun ketika kita menggandeng tanganNya, semua akan baik-baik saja.

kalahkan suara negatif dengan lagu merdu positif dariNya. -> quotes of the day! ­čśŐ

#DaySix2016 – Smile!

6 January 2016 § Leave a comment

Seseorang berkata, ┬á“mimpi itu tidak perlu dibicarakan terus menerus. Simpan dalam hati dan buktikan bahwa mimpi itu sudah nyata.”

Seorang berkata, ┬á” mimpi itu harus tinggi. Jadi, kalau jatuh tidak terlalu rendah.”

Seorang berkata, ” sayangi lah semua hal, termasuk hewan, apapun itu.”

Seorang berkata, ” tidak ada hubungan yang berhasil bila dipisahkan oleh jarak.”

Seorang berkata, ” bekerjalah di tempat yang pasti….”

Seorang berkata, “……”

Terlalu banyak orang akan berkata apapun agar suaranya di dengar dan telinga mendengar. Biarkan mereka berkata, dan berikanlah senyum.

Ada kata yang memang benar apa adanya, ada kata yang memang ingin diucapkan, ada kata yang sengaja dibicarakan.

Biarkan semua itu dan dengarkan lah, bila telinga masih kosong dan butuh suara. Karena pada akhirnya, dirimu yang menentukan apa yang ingin kau lakukan, apa yang ingin kamu raih, apa yang ingin kamu pegang.

Tersenyumlah! Biarkan mereka menonton hidup yang kau jalani. Tepuk tangan atau cibiran, jadikan itu senjata untuk membuat “film” hidup mu lebih baik dan lebih baik lagi.

#DayFive2016 – Scary VS Hope

5 January 2016 § Leave a comment

Terkadang, bom waktu jauh lebih menyeramkan. Tidak ada yang tahu kapan akan meledak. Bersiap pun kadang hanya menjadi angin. Tidak ada yang tahu kapan akan berhenti. Seperti detak jantung yang berbunyi di kala tertidur.

Terkadang, bom waktu seperti kotak pandora. Ia hanya akan menyisakan harapan.

Lalu, aku? Memasang segala perlengkapan untuk menghadapi ledakan bom waktu yang tak pasti dan datang disaat tidak terduga.

Ia akan menyisakan senyuman bagai kembang api di antara langit gelap. Ia pun bisa menyisakan tangisan bagai hujan di antara petir yang menyambar.

 

 

#DayTwo2016-Excited

2 January 2016 § Leave a comment

First poem in 2016

Terkadang, tidak pernah ada kata indah untuk menggambarkan tahun 2016. Masih  terlampau jauh untuk mengetahui apa saja yang akan terjadi di tahun 2016.

Namun, satu hal yang harus terjadi di tahun 2016 ini, yaitu makin dewasa. Memang, bukan perkara mudah untuk bisa menjadi seorang dewasa. Terkadang, dewasa tidak bisa digambarkan dengan berkeluarga.
Justru, dewasa merupakan pelajaran ketika sendiri.
Enak kah dewasa?

Well, dewasa itu pilihan. Termasuk ketika kita memilih teman, memilih pasangan, memilih pekerjaan ataupun ketika memilih kesempatan buat jalan-jalan. Terkadang, waktu pun menjadi pilihan untuk bisa dewasa.

Mungkin sebenarnya memang tidak ada patokan untuk menjadi dewasa. Adanya, adalah kesempatan untuk melihat kedewasaan itu.

Semalam adalah waktu yang tepat untuk membuka buku masa lalu.

Hari ini, adalah waktu yang tepat untuk menikmati hari baru yang mungkin punya kejutan.

Besok adalah waktu untuk menantikan masa depan.

Kegalauan bukan lagi perkara dicintai atau mencintai orang lain. Namun, mencintai dan dicintai diri sendiri. Karena pegangan tersulit adalah pada diri sendiri.

Tidak ada bahagia yang bisa muncul dari orang lain bila diri sendiri tidak bahagia.

Tidak ada kata “excited” ketika tidak bisa excited pada diri sendiri.

Karena perkara dewasa adalah berawal dari diri sendiri. Dan orang lain, keluarga, sahabat dan pasangan hanyalah pelengkap yang akan membuat kedewasaaan itu makin istimewa.

Dan kata tepat untuk bisa melalui proses kedewasaan itu adalah Keberanian! :)

#JustThought – Waiting

1 January 2016 § Leave a comment

Mungkin, aku membenci menunggu. Duduk, menanti detik waktu, hingga yang kutunggu hadir.

Mungkin, aku membenci menunggu. Duduk, menanti detik waktu, hingga tiada kepastian akan yang kutunggu.

Mungkin, aku membenci menunggu. Duduk, menanti detik waktu, tidak tahu apa yang harus aku lakukan.

Mungkin, aku membenci menunggu. Hanya diam ataupun berjalan menjelajahi pikiranku.

Mungkin, aku membenci menunggu. Karena terkadang aku tahu, apa yang kutunggu tidak mempedulikan aku.

Mungkin, aku membenci menunggu. Bila datang waktu itu, layaknya anak kecil yang membuka sebuah kotak hadiah. Bisa menjadi bahagia, ataupun sedih.

Mungkin, aku membenci menunggu. Karena terkadang cukup diriku dibiarkan diam dalam kesabaran.

Atau aku harus menunggu, untuk melihat apa arti kesabaran ini?

Ah, biarkan aku menjelajah dalam penantianku, karena selama aku masih berada di dunia, aku harus mencintai kata “menunggu.”

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,427 other followers