Air…

20 August 2007 § Leave a comment

Terkadang bisa menjadi hangat.
Namun seringkali terlalu panas.

Bisa menjadi dingin.
Bahkan sangat dingin.

Pahit dan manis.
Lalu terlalu asin.

Dia sangat pintar.
Menyerapnya dengan sinar.
Sepanjang waktu saat fajar mengetuk
Mulailah ia bekerja.

Tersebar luas.
Semua mengenal.
Semua memakainya.
Semua mencarinya.
Terkadang menyesatkan.
Membuat separuh manusia terluka.

Terlanjur sudah.
Menjadi tetasan di gelapnya langit.

Ia sulit ditemukan.
Dikala panas terus memasaknya.
Hingga menjadi matang.
Dan terkadang terlalu panas.
Hingga dia menjadi embun.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Air… at Catatan Si Hijau.

meta

%d bloggers like this: