ADA

5 December 2007 § Leave a comment

Ada dikatakannya dalam sebuah cerita.
Berjalan menelusuri waktu dan melalui badai.
Ada di tuliskan dalam serangkai puisi.
Duduk terdiam diantara ketenangan batin hidup.
Ada terlihatkan dalam sesinar bintang malam.
Termenung akan menunggu hingga hadirlah di tengahnya.
Ada di dengarkan dalam sealunan nada.
Harapan kala merasakan keindahan di tengah gundah hati.

Adalah Aku yang kian berseru selalu Ada.
Adalah Aku yang berbicara untuk hidup telah Ada.
Adalah Aku yang menemani duka yang Ada.
Adalah Aku yang hadir di tengah kerinduan yang Ada.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading ADA at Catatan Si Hijau.

meta

%d bloggers like this: