AKU TELANJANG

25 November 2008 § 1 Comment

Diam. ditengah keheningan malam. Sesaat melantunkan nyanyian pujian. Duduk bersila menegakkan badan. Mengatur aliran nafas selancar mungkin. Perlahan, memejamkan mata. Diam. Berseru memanggil namaNya. Mendengar bisikannya. Memanjatkan seucap doa. Menelanjangi diri dihadapanNya. Tidak bisa membohongiNya. Dalam keheningan Dia melihat kotornya diriku. Dia tidak membuatku malu. Tapi Dia menyirami aku dengan air. Memandikan aku dengan secerca terang dalam gelap.

Diam. Aku telanjang. Tidak aku sadari, diriku tidak lagi berbaju. Hanya aku terduduk dan termenung. Mengenang diriNya sepanjang hidupku. Dia mendengar aku. Menyentuh tubuhku yang fana melalui darahNya yang termanis. Mencium keningku dalam senyuman cabukan seuntai tali.

mengatup bibir pejaman mata

jalani pikiran searah bisikan

selusuri cahaya panjat doa

hempaskan pakaian

tersipu malu hadapNya

sayat hati ada dosa

memerah diputihkanNya

pelik mata sujud kakiNya

hapus luka beningkan lara

kala mengakui galau nestapa

terlihat keheningan

Nyata

berhadapan mimpi

nyata

itulah aku

nyata

peluk hangat

nyata

Dia dekatku

§ One Response to AKU TELANJANG

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading AKU TELANJANG at Catatan Si Hijau.

meta

%d bloggers like this: