CATATAN TENTANG PENGARUH

23 March 2009 § Leave a comment

Media sangat mempengaruhi khalayak.Dari awal perkuliahan di mulai sampai sekarang di semester 6,  satu kata kunci ini yang gue mengerti tentang jurnalistik. Journal adalah catatan seseorang mengenai

suatu kejadian dan di tuangkan ke dalam tulisan. Media adalah sesuatu yang digunakan sebagai pedoman untuk memberitakan informasi. Hampir 90 % orang di dunia ini menggunakan media. Antara lain, media cetak, elektronik dan internet. Ya, bermacam-macam media yang di gunakan untuk mempengaruhi khalayak yaitu termasuk diri kita didalamnya.

Kenapa media bisa begitu mempengaruhi? Gue baru menyadari satu hal tentang analisa. Dari pengamatan gue, 70% orang terlalu suka dengan analisa yaitu mencari tahu sesuatu. Dan ketika dia sudah tahu tentang sesuatu yang dicari, hal itu akan mempengaruhinya. Analisa sebagai suatu kebutuhan.

Hal yang simpel, kita menganalisa tentang mode. Model pakaian atau fashion apa sih yang lagi trend saat ini? Rambut kayak apa sih yang lagi model? Dan ketika sudah mengetahuinya, sadar ga disadari itu akan membuat kita terpengaruh. Kita akan mulai memakai pakaian yang lagi trend dan memotong model rambut kita layaknya artis terkenal. Pengaruh itu menjalar seperti kuman. Kita dibuat seperti memiliki kebutuhan untuk dilihat orang dan dipandang cantik dengan berpenampilan yang bukan kita banget. Secara atau tidak sadar, fashion akan menjadi kebutuhan.

So, itulah salah satu alasan kenapa media begitu mempengaruhi. Ga cuman majalah, lagupun begitu mempengaruhi. Musik adalah salah satu media yang membuat kita juga terpengaruh. Misalnya, lagu “ Laskar Pelangi “ yang dinyanyiin sama Nidji. Lagu itu udah mempengaruhi gue untuk berpikir tentang mimpi. Apa yang dituangkan si penulis lirik lagu telah mempengaruhi gue. Itu benar dan itu adalah kenyataan. Bener banget, tentang mimpi dimana kita harus berjuang untuk mengejar mimpi. Karena ketika kita mengejarnya akan seperti alunan nada yang membuat kita menari dan tertawa.

Alasan lainnya adalah media merupakan satu-satunya alat yang membuat kita berpikir. Karena kita memiliki 5 alat indera antara lain apa yang kita lihat, apa yang kita dengar, apa yang kita sentuh, apa yang kita rasakan dan apa yang kita cium. Semuanya membuat kita jadi “ cacat “ alias terpengaruh. Bukan hal yang salah kalau diri kita terpengaruh pada media asalkan itu adalah hal yang positif.

Seperti sebuah iklan yang menurut gue sangat mempengaruhi orang sekali yaitu iklan “ do more, talk less” yang mengajak kita untuk tidak menjadi pengikut NATO yaitu no action talk only alias bullshit! Pengaruh iklan itu sangat besar di mana, kalau memang kita punya mimpi ayo jalanin, jangan cuma diam aja.

Selama pengaruh media itu positif, itu akan sangat baik. Tetapi yang paling penting adalah bukan menganalisa pengaruh itu sendiri tetapi bagaimana kita menganalisa diri kita sendiri dan apa yang kita butuhkan. Media mungkin penting untuk mendapatkan informasi tetapi tidak akan selamanya menjadi baik. Kenapa? Karena ga semua media memberikan yang terbaik. Contoh, infoteiment yang dikatakan sebagai tayangan menghibur. Ya, memang menghibur, ga usah munafik, semua orang suka menggosip gue pun juga, tetapi apakah itu baik?

Yang bisa menjawab hanyalah diri kita sendiri. Gue sadar seringkali gue nganalisa orang lain dari kacamata gue. Yang gue liat hanyalah penampilannya, bentuk mukannya, badannya dan semua hal yang terlihat sama mata gue. Tetapi gue ga pernah tahu apa yang ada di dalam pikirannya, apa yang ada di dalam hatinya. Gue hanya terlalu sibuk menganalisa orang lain dan akhirnya lupa satu hal yang penting bahwa gue ga pantes nge judge orang layaknya gue adalah orang yang paling hebat.

Dan yang sekarang harus gue dan kita lakukan adalah belajar dari hal yang sulit yaitu menganalisa diri kita sendiri. Apa sih yang paling kita butuhkan? Bukan karena pengaruh orang lain, tetapi karena diri kita sendiri. Hal yang simpel, ketika kita hendak membeli baju yang warnanya kita suka, udah jatuh cinta banget deh. Tetapi teman kita bilang baju itu ga bagus dan akhirnya kita memutuskan untuk tidak membelinya. Karena kita lebih memilih mengikuti apa yang dikatakan teman kita ketimbang apa yang kita suka.

Sering banget gue denger perkataan seperti ini yang menentukan berhasilnya hidup adalah diri kita sendiri. Yang artinya, hidup yang kita miliki saat ini adalah milik kita seutuhnya bukan milik orang tua kita, bukan milik pacar kita, bukan milik sahabat kita. Murni bahwa hidup itu benar-benar milik kita sendiri. Dan benar-benar anugrah yang terindah dari sang Pencipta kita.

Lebih baik mempengaruhi diri kita sendiri untuk menjadi diri kita, daripada terpengaruh oleh orang lain untuk menjadi diri kita. Bagaimana mencari jati diri kita? Balik lagi, analisa. Ditektif aja bisa nemuin pelaku pembunuhan yang dilakukan orang lain. Jadi, rasanya ga mungkin banget kan kalau kita ga bisa nemuin siapa diri kita sendiri? Secara diri kita yang tahu dalem-dalemnya adalah diri kita sendiri. Bukan papa atau mama atau pacar kita. Mereka adalah sama seperti media yang terlihat dan mempengaruhi kita. Mereka merupakan media yang tidak terlihat yang mempengaruhi kita dengan menopang diri kita supaya kita tidak salah. Tetapi semuanya balik lagi ke diri kita.

Mereka, hal ini itu bisa mempengaruhi kita, jadi ga mungkin juga kalau diri kita sendiri ga bisa mempengaruhi diri kita kan? Jadi, belajar analisa diri kita sendiri dan pengaruhi diri kita sendiri untuk melakukan apa yang kita suka, yang kita impikan, yang kita inginkan. Jangan berpikir ketika mempengaruhi orang lain artinya kita hebat. NO! itu ga hebat. Yang hebat adalah mempengaruhi diri kita sendiri untuk melakukan yang terbaik. Dan itu pun tidak akan menjadikan kita 100% hebat. Itu terlalu sempurna. Kembalilah ingat,bahwa tidak ada yang sempurna selain TUHAN! Jadi orang lain tidak sempurna, diri kitapun juga ga sempurna.

Ya, just do it! Do whatever you want, think everything as you can. That’s a simple life! Think everything with your heart not with your logical. Ibaratnya, emas murni itu sementara tapi hati yang emas itu untuk selamanya.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading CATATAN TENTANG PENGARUH at Catatan Si Hijau.

meta

%d bloggers like this: