IT’S LIKE YOUR HANDPHONE

16 May 2009 § Leave a comment

Okay..it’s time to writting again without pressure..secara kemaren gue udah nulis panjang lebar sayangnya keapus semua..gile aja…Kali ini si hijau akan memakai bahasa gaul, ga lagi yang semiformal.cie ileh..

apa yang mau dibahas? Hmm, terinspirasi waktu hari rabu pas gue ikut PD Alfonsus sama anak KMK. Iy, disitu Ratna tiba-tiba nanya, eh kow udah ga nulis lagi? Pas ga lama dia ngomong gitu gue lihat handpone kita terus turun deh ilham dari langit yang sebenernya udah pengen gue tulis dari kemaren-maren. APa? tanpa panjang lebar mari kita bercerita.

Semua orang punya handphone betul bukan? Iya, Handphone itu menjadi benda penting buat sebagian orang untuk bekerja, pacaran atau ngegosip bahkan curhat-curhatan. NAh, kemaren ini batrei HP gue udah sekarat kalau di SonEr 25% tuh batang hijaunya udah tinggal seperempatnya. Kalo gue kebiasaan charge HP setiap 50% karena gue males klo batre HP gue abis trus HP gue mati. Tapi buat beberapa orang yang gue kenal, seringkali HPnya mati karena males ngecharge.

Sekarang bayangkan ya kalau batrei HP itu adalah hati kita. Kalau HP kita mati sama dengan hati kita yang kosong. Mulai bingung? Okey singkatnya gini. HP adalah alat penting buat kita. Sama seperti jiwa kita, yang terpenting adalah Hati kita. Kalau HP kita mati, sama dengan Hati kita yang kosong. Itu cuma ilustrasi ya. Kita sama-sam bayangkan. Apakah kita langsung ngecharge HP kita yang sama dengan hati kita? atau kita biarinin aja karena kita malas? silakan menjawab..

Pernah denger analogi tentang gelas kosong? dimana ketika gelas itu kosong, susah kita membagikan sesuatu sama orang lain, tapi ketika gelas itu diisi air penuh, mudah sekali bagi kita untuk berbagi dengan orang lain. Sebenernya, ilustrasi gue hampir sama dengan analogi ini. YAng beda hanyalah alatnya dan maksud yang berbeda.

Okey, balik ke tentang handphone tadi. Seringkali kita malas untuk mencharge HP kita, apalgi kalau ada aja orang-orang rese yang ganggu kita terus. Nah sama kayak hati kita. Ketika hati kita hampa, mau ngapa-ngapain males banget. Ya, gue pernah hati gue terasa hampa sama kayak lagunya ungu. Rasanya mau ngapa-ngapain juga males. NAh, kalau kita biarinin hati kita hampa, yang ada kita  ga bahagia.

MAkanya, kita perlu mencharge hati kita sama seperti mecharge HP kita. Gimana  caranya?? Mudah, berdoa. Doa itu salah satu cara untuk mencharge hati kita yang kosong. DIa hanya sejauh doa. Apapun kekosongan kita, coba deh berdoa.

Kayak kemaren ya, banyak kesaksian yang gue denger tentang doa. Dengan berdoa kita bisa menenangkan dri kita sendiri maupun orang lain. Jadi, hati kita hampir sama kayak HP. Kalo batrenya habis, udah ga guna lagi. Banyak yang bisa kita petik dari pentingnya HP kita sama dengan pentingnya Hati kita. So, kalau kita bisa begitu merasa pentingnya HP kita, coba deh kita juga merasa penting dengan HATI kita. INtinya, hati kita itu sama dengan rasa di dalam hidup kita. RAsa bahagia, rasa senang, rasa sedih,rasa marah dan rasa lainnya. SO,kalau rasa itu pahit, ga enak kan? jadi buatlah selalu rasa itu menjadi berasa.

Ya, ga salah kalau saat kita kosong kita ga bisa ngapa-ngapain. Tapi kita bisa mengalahkan keadaan itu dengan langsung mencari chargeran untuk mengecharge lagi hati kita biar ga kosong. Okay? ^^

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading IT’S LIKE YOUR HANDPHONE at Catatan Si Hijau.

meta

%d bloggers like this: