TETAP SETIA

3 June 2009 § Leave a comment

hmm, ini di karenakan pikiran dan tangan gue gatel banget. Dan akibat dari unlimitednya internet gue. Jadi gue pengen berbagi lagi dengan kalian.JSatu hari ini dua tulisan, semoga tidak bosan.^^

Ya, hari ini ada yang menggelitik saya tetang kesetiaan. Simpel aj, obrolan di kelas menjelang kedatangan sang dosen, saya dan dua orang teman saya melakukan pembicaraan yang agak aneh. Intinya tentang asmara sampai perselingkuhan. Jadinya, ada curhat colongan dan nasehat-nasehat untuk teman saya yang lain. Teman saya, katakan si A menyatakan gini, ” buat gue selingkuh itu udah biasa, cewek aja bisa selingkuh.” Terus teman saya yang satunya lagi , katakan si B tetap berpegang pada pendapatnya bahwa, ” iya tapi kalau udah komitmen pasti ga mungkin dia selingkuh.”

Terpikirkan langsung oleh saya kata-kata di comment saya pada salah satu tulisan catatan si hijau, yang bilang begini “Cinta sama manusia itu bikin sakit. Tapi kalau cinta sama Tuhan ga mungkin sakit.Setidaknya, Tuhan ga akan mengkhianati kita.” Terus, teman saya si A bilang gini,” kalau dia udah komitmen, kenapa dia tetep selingkuh?” Dan perdebatan tentang perselingkuhan ini berlangsung. Ya, walupun saya ga mengikuti pembicaraan sampai habis, ada satu hal yang saya tangkap,bahwa yang menjadi First and Last person in my life is just JESUS. And someone who will i meet someday, he will be my last and first person.

Kata-kata ini terinspirasi dari temen saya si A yang menyebutkan judul lagu Maliq and Dessential, yang intinya di lirik itu dibilang ” Last And First. Orang terakhir yang dicintai dan menjadi orang pertama yang akan dilihat ketika bangun pagi kelak.” Dan gue setuju dengan perkataan ini. Kenapa? karena gue tersadar bahwa yang menjadi first and last itu cuman TUHAN. Kenapa TUHAN? karena sejak pertama kali kita cinta sama Dia, kita tidak akan pernah lepas dari DIA.

Dari 10 orang memang akan ada 1 orang beruntung yang bisa mendapatkan langsung pasangan hidupnya, dalam arti sekali pacaran. Tapi dari 10 orang semua akan mendapatkan satu cinta yang akan selamanya, yaitu cintanya TUHAN. Pertanyaannya, apakah kita akan tetap setia mencintai DIA? Kalau TUHAN saya yakin, Dia tidak akan mengkhianati cinta kita. Tapi bagaimana dengan kita? Ibaratnya gini, kita mencintai pasangan hidup kita saja, kita sering tergoda untuk mengkhianati. Seperti kata teman saya si A yang melontarkan pendapatnya seperti ini, ibaratnya lu punya HP baru, pasti HP lama lu dilupain. Ya, ga usah munafik, memang seperti itu. Sama kayak gini, hidup kita berubah, kita kaya, mau ga sih kita jadi miskin lagi? Secara denagn kekayaan kita, kita nyaman gitu. (iya ga ya sama? kalau salah diralat ya.)hehehe…

Ya, intinya, pertanyaan manusia sekarang ini, bukan lagi tetap setia sama pasangan, tapi tetap setia sama TUHAN. Setelah ngobrolin hal ini, jujur pandangan saya cukup terbuka tentang kesetiaan. Memang, seringkali kita menyatakan setia pada pasangan kita, tapi seringkali juga kita tergoda untuk selingkuh. Apakah itu yang dinamakan kesetiaan? Sama kayak katat dia, kalau udah nemuin yang nyaman, yang baru, pasti kita akan tergoda untuk menikmati yang baru dan nyaman itu. Kalau selingkuh itu dah lumrah terjadi, berarti selingkuhin TUHAN itu juga lumrah terjadi bukan?

Nah,sebelum kita ingin menyatakan setia sama seseorang, coba deh pikirkan kembali tentang sejauh mana kita menjaga kesetiaan kita sama TUHAN??? Seberapa sering kita selingkuh dari TUHAN?? Saya bisa menjawab pertanyaan ini, dengan berkata jujur, bahwa seringkali saya tidak setia sama TUHAN. Saya bisa mengakuinya. Dan seberapa besar kesetiaan TUHAN terhadap saya? saya juga bisa jawab, bahwa Dia sangat setia mendampingi saya setiap saat.

Dan yang hebatnya, setiap kali saya selingkuh, DIA tidak meninggalkan saya begitu saja. Saya tetap dicintai olehnya. Nah, CINTA yang besar itu, bukan berasal dari manusia, tapi dari TUHAN. Memang itu benar. Bagaimana caranya kita menjaga kesetiaan kita? Dengan mengakui bahwa kita adalah manusia yang tidak sempurna, yang membutuhkan cinta yang sempurna. Karena ketika ktia menyadari adanya cinta yang sempurna, cinta yang tulus, saya yakin kita tidak akan pernah bisa meninggalkannya.

Jadi pertanyaannya, bukan lagi bisa kah kita tetap setia sama pasangan kita, tetapi apakah kita bisa tetap setia pada TUHAN?? Mencintai Tuhan bukan berarti bisa enak-enakkan, karena masalah akan jauh lebih banyak. Tetapi percaya deh ketika kita mencintai TUHAN, keindahan kehidupan ini bisa terasakan oleh kita. Ketika kita sudah setia sama TUHAN, saya yakin kita akan setia juga sama pasangan HIDUP. Makanya kalau nasehat orang tua selalu bilang, carilah seseorang yang sudah mencintai TUHAN.

Jadi teringet lagi negh, sama kata-kata ci anna gracia pas di PD alfonsus beberapa waktu yang lalu, dia bilang ke anaknya begini,” Kamu boleh bandel, mau ngapain aja terserah, tapi jangan pernah ninggalin TUHAN. Ingat terus sama TUHAN.” Ya, intinya cintailah TUHAN. Kamu boleh menyayangi seseorang dalam hidupmu, tapi tetaplah ingat untuk tetap mencintai TUHAN. Ajaran TUHAn adalah kasihilah sesamamu seperti aku mengasihi kamu. Lakukanlah itu. Tapi bukan berarti menyelingkuhi Dia ya. ^^

Simpel Think, i have a life because a jesus, that’s why i must love my life. This world is the most wonderful thing in this life. That’s why i must love my life. I live with a many different people with many things, that’s why a i must love my life with them. I’m not a perfect person, that’s why i must learn about this life. Like a song, we are the reason that He give His life, that’s why i must love my life more than anything in this world. Gold never win than a perfect LOVE from HIS! ^^

PS : buat teman ku si a dan b, perbincangan yang menarik. Buat si b, tetaplah ikuti kata hati, perkataan kita hanyalah masukan supaya kamu tidak terjebak dalam luka. Yang pasti saran dari saya, tetaplah setia untuk berdoa sama TUHAN. Perkataan manusia hanyalah masukan untuk hidup kita, tetapi perkataan TUHAN adalah pegangan. Buat si a, hahahaha, perbincangan yang menyenangkan tentang perselingkuhan. Memang selingkuh itu udah bukan barang langkah. Tapi ya, itu jadi cobaan terberat untuk tetap setia bukan?hehehe ^^ thankz…

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading TETAP SETIA at Catatan Si Hijau.

meta

%d bloggers like this: