AKHIR PERJALANAN INI

7 August 2009 § Leave a comment

Perjalanan melalui waktu di dunia ini bagaikan sebuah cerita yang terangkai sejak awal dilahirkan kedunia. Semua terlihat jelas dan nyata.

Hanya saja seperti kotak pandora. Ketika kita berani membuka pintu dari lubang ketakutan, pikiran buruk menerjang kita tetapi satu harapan selalu ada.

Siapa yang kan kita temui, tidak pernah terpikirkan hari ini. Bertemu muka dengan seorang yang tidak terduga bagaikan menemukan jarum diantara jerami. Tersenyum satu sama lain menyatakan sukacita untuk keindahan dunia ini. Sekedar topeng bisa terlihat pada wajahnya. Mencari makna di balik tingkahnya bagaikan mencari asap diatas api. Bersyukur menjadi jauh dari harapan ketika mencium busuk di dekatnya.

Mengapa harus bersyukur, seakan menjadi pertanyaan yang mendarah daging. Berharap hingga tidak lagi mengerti apa yang harus diharapkan. Seketikan menghilang menjadi amarah yang meledak-ledak. Berharap lebih dan lebih lagi. Namun menjadi sia-sia ketika mendapatkannya diatas tawa milik orang lain. Terima kasih menjadi ucapan akhir yang seakan tidak terdengar ketika pintu baru terbuka.

Apa yang kan kita dapatkan,tidak lagi terhitung dalam perhitungan duniawi. Saat kita menghadap sejenak kehadiranNya dalam keheningan seucap doa. Bahwa yang tidak terlihat menjadi harga mati yang tak akan terbayar oleh apapun. Bahwa cinta adalah kesungguhan pelengkap hidup. Bahwa menghargai perjalanan adalah nyatanya sebuah mimpi. Bahwa memberi adalah bahagia yang tak terungkap.Dibandingkan menimbun yang terlihat lebih baik menimbun yang tidak terlihat.

Kenapa harus ada aku di dunia ini,seakan menjadi cerita yang dikatakan sebagai takdir. Namun takdir tidak perlu disesalkan karena dia berbentuk cerita. Dan cerita tercipta dari karya Sang Ilahi yang terlebih indah dari karya lain yang ada di dunia ini. Bahwa aku dan manusia yang ada di dunia ini adalah keindahan sebuah harapan dari Sang Ilahi yang patut dinikmati bukan disia-siakan. Bahwa ada senyum dibalik duka. Bahwa ada hidup dibalik kematian.

Bagaimana kematian itu menjemput, tidak akan ada yang pernah tahu.Hingga akhirnya ketakutan menjerat di akhir gerbang perjalanan kita. Sesungguhnya, tidak perlu ada yang ditakuti sepanjang perjalanan hidup kita hingga menuju akhirnya. Tetapi hanya satu yang harus kita katakan yaitu BERSYUKUR. Karena ada sesuatu yang bisa diberikan pada sekitar kita. Meskipun itu hanya kecil.

Kita dan dunia adalah titipan.Waktu yang diberikan adalah sesuai dengan panjang perjalanan kita. Gerbang yang akan dilalui adalah sama. Akhir perjalanan sebuah kehidupan tidak akan luput dari kematian. Mungkin karena itulah dikatakan sepanjang hidup di dunia ini, carilah kenikmatan yang sesungguhnya diluar harta duniawi yang nyatanya sia-sia. Bahwa pada akhirnya kita akan kembali pada sang pemilik sesungguhnya…^^

Tidak ada yang perlu ditakutkan bagaimana Dia akan menjemput karena rasa sakit itu tidak akan selama yang terbayang-bayang oleh kita. Bahwa kematian hanya sebagai kehidupan yang baru.

Hanya saja, jangan sia-siakan hidup selagi masih bisa tersenyum, jatuh , tertawa, menangis, marah, dan bahagia. ^^

Terinspirasi dari WS RENDRA dan FILM FINAL DESTINATION.

Selamat jalan WS RENDRA…^^

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading AKHIR PERJALANAN INI at Catatan Si Hijau.

meta

%d bloggers like this: