BETI (beda Tipis)

11 March 2010 § Leave a comment

Antara cinta dan benci selalu ada beti.

Ketika merindu tapi tak ingin melihat itu karena beti ada disana.

Saat ingin melupakan namun selalu saja terkenang biasanya beti berada.

Lalu rindu tapi tidak suka, lagi-lagi beti disitu.

Terkadang sebal dengan kehadiran beti, tapi tak bisa dipungkiri bahwa beti berarti.

Berarti ketika harus mencinta hal yang tak mungkin.

Berarti ketika merindukan  yang akan dipandang.

Berarti ketika mengenang yang ingin dilupakan.

Beti, tidak buruklah kau.

Tapi buatlah aku mengerti, dimana sesungguhnya hati ini ada.

Sungguh-sungguhkah ingin mencinta?

atau sungguh ingin membenci?

bila ingin melupakan, bisakah mengenang?

Dan ketika rindu, ijinkan mata memandang walau sekejap.

Tagged:

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading BETI (beda Tipis) at Catatan Si Hijau.

meta

%d bloggers like this: