SUARA

12 March 2010 § Leave a comment

Tangisan,

menjadi suara pertama ketika aku membuka mata.

Memulai hidup dengan,

suara tangisan, rengekan bahkan senyuman.

Bebas.

Tidak ada larangan untuk suara yang aku ucapkan.

Beranjak dari hari ke hari, setiap waktunya.

Satu per satu kata diajarkan,

suaraku bertambah.

Dan aku belajar suara lainnya,

dari apa yang aku dengar.

Sekarang,

aku semakin hidup di dunia.

Bertumbuh.

Dan aku tidak hanya bisa bersuara merengek ataupun menangis.

Aku bisa bersuara.

Berkata apa yang kusuka,

mengumpat apa yang tidak aku suka.

Aku punya suara.

Dan aku akan terus bersuara.

Jadi,

suka atau tidak suka,

cukup dengarkan SUARAKU!

Karena seringkali,

suaraku menyampaikan isi hatiku.

Terima kasih.

ps:

inspirasi ini datang, karena seringkali, suara yang terucap tidak pernah didengarkan. Mungkin sedikit “sindiran” untuk sebuah aspirasi atau dalam arti demokrasi, untuk semua hal yang ada di dunia ini. Punya suara, gunakan dan dengarlah! karena terkadang suara itu adalah ucapan yang berasal dari isi hati terdalam. Karena TUHAN menciptakan suara untuk bebas berkata dan diberikan hak untuk didengar. Sebagai sebuah renungan. Belajarlah bersuara dan belajarlah mendengar.. ^^ terima kasih ^^

Tagged:

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading SUARA at Catatan Si Hijau.

meta

%d bloggers like this: