Merangkai

21 March 2010 § Leave a comment

Yap, satu hal yang aku sadari saat ini, mungkin aku bukan perangkai melodi, bukan pula perangkai, ataupun perangkai pakaian. Tapi aku bersyukur karena aku bisa tetap merangkai melalui kata-kata.

Jika aku seorang penyanyi, aku akan merangkai sebuah alunan lagu yang indah dan aku akan menyanyikannya di depan banyak orang. Hanya saja,aku bukan penyanyi.

Bila aku seorang pencipta lagu, aku akan merangkai sebuah alunan melodi yang merdu dan aku akan mempertunjukkannya di depan banyak orang. Hanya saja, lagi-lagi aku bukan pencipta lagu.

Hanya seorang perangkai bunga yang bisa merangkai bunga begitu indah hingga akhirnya seorang pria bisa memikat wanita dengan rangkaian bungany. Tapi lagi-lagi aku bukan perangkai bunga.

Seorang perancang pakaian akan merangkai  sebuah design pakaian yang akan membuat baik pria maupun wanita terlihat manis dan cantik tapi Tuhan tidak memberikan talenta itu padaku.

Satu hal yang aku sadari, aku seorang, bisa dikatakan penulis. Merangkai kata melalui tulisan. Merangkainya menjadi sebuah karangan yang indah. Semoga, dengan karangan ini aku bisa membuat banyak orang mengerti perasaanku dan membuat diriku banyak belajar dari apa yang telah aku rangkai.

Dengan inilah, aku tetap hidup. Merangkai perasaan, merangkai harapan, merangkai alunan nada, merangkai bunga, merangkai pakaian melalui sebuah tulisan.

Aku mungkin belum menjadi dikenal banyak orang, tetapi aku sudah memberanikan diriku dengan mencoba dan belajar terus melalui apa yang aku rangkai.

Inilah bagian dari mimpiku. Kau tahu apa yang aku rasakan saat ini?

Aku merasakan seperti seorang penyanyi yang menyanyikan lagunya dari rangkaian nada ciptaanny.

Aku merasakan seperti seorang perangkai bunga yang merangkai bunga nan cantik untuk memperindah ruangan.

Aku merasakan seperti seorang perancang busana yang sedang merangkai pakaian indah untuk digunakan.

Aku merasakan seperti setiap orang rasakan ketika dia sedang merangkai, menciptakan sesuatu untuk dinikmati banyak orang.

Meski aku banyak kurang, dan karyaku belum banyak di lihat, di baca, di kritik tapi aku bersyukur karena TUHAN menciptakan aku untuk boleh tetap merangkai.

ya, kita harus bersyukur. Karena talenta yang TUHAN berikan. Dia memberikan kesempatan untuk boleh merangkai melalui berbagai hal.

Dan nikmatilah. KArena ketika aku menikmatinya, aku tersenyum dan aku merasakan DIA melihatku dari sana dan sangat mendukungku dengan penuh cinta.

Tidak ada karya yang tercipta sebagai karya yang buruk bila itu benar-benar berasal dari lubuk hati dan mengikuti setiap kata hati terdalam..

TERima KAsih TUHAn. ^^

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Merangkai at Catatan Si Hijau.

meta

%d bloggers like this: