Biarkan Aku

26 March 2010 § Leave a comment

Yang menceritakannya, bila waktuku telah habis.

Kau tidak perlu repot-repot menceritakannya kepada banyak orang.

Tentang selama aku masih hidup.

Terutama alasan yang membuat waktukku berakhir.

Kau tidak perlu menceritakannya.

Aku hanya tidak ingin menjadi bahan ceritamu.

Mengertikah kau?

Biarkan aku yang menceritakannya melalui tulisan.

Segalanya tentang diriku, aku sudah menceritakannya pada lembaran kertas.

Jadi, kau cukup diam dan tersenyum ketika ada yang bertanya.

Dan aku tidak butuh kau kasihani, karena akhir waktukku ini.

Karena aku sudah menikmatinya,

meski aku bukan orang sempurna hingga akhir hidupku.

Inilah permintaanku terakhir, biarkan mereka mengenal sosokku,

melalui setiap kata yang telah aku rangkai ini.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Biarkan Aku at Catatan Si Hijau.

meta

%d bloggers like this: