Harganya

31 March 2010 § Leave a comment

bisa dibayar dengan perubahan.

Meski akhirnya menjadi seorang yang miskin,

tapi aku tetap bisa kaya,

karena aku bisa menyentil mereka,

manampar mereka, memukul mereka,

dan membuat mereka sadar.

Tidak, tidak hanya mereka, aku termasuk didalamnya.

Kalau dengan rangkaian cerita aku bisa membuat,

lampu menyala di tengan kegelapan dunia ini,

mungkin inilah harga yang pantas untuk seorang aku.

Ya, aku memang bukan Tuhan.

Tapi aku siap menjadi alat Tuhan untuk mengetuk semuanya,

termasuk aku.

Aku mungkin bagian kecil dari perubahan ini,

diantara pemerintah, agama, musisi, seniman,

aku hanya yang terkecil.

Apalagi kisah tentang aku.

Sudahlah, tak perlu hitung-hitungan.

Aku sudah mendapatkan harganya. ^^

Tagged:

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Harganya at Catatan Si Hijau.

meta

%d bloggers like this: