Cermin

16 April 2010 § Leave a comment

Jadilah cermin.

Mengapa harus cermin?

Supaya kau bisa mengaca setiap saat.

maksudnya?

Kau bisa melihat dirimu sendiri dalam cermin itu.

Bukankah orang lain bisa melihatnya juga?

Ya, betul. Ketika mereka membencimu, mereka bercermin pada dirimu.

Ketika kau membenci seseorang, kau bercemin dari diri mereka.

Lalu kenapa aku harus jadi cermin?

Karena cermin menunjukkan kejujuran,

dengan begitu kau bisa memperbaiki hidupmu dari kebohongan.

Aku tidak mau.

Tapi kau tidak bisa lari dari sosok cermin itu.

Tenang, aku sudah memakai topeng.

Pada akhirnya, topengmu pasti akan terbuka.

tapi aku takut!

Kau bisa asalkan kau mau belajar keluar dari ketakutan itu.

Janganlah jadi batu!

Tagged:

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Cermin at Catatan Si Hijau.

meta

%d bloggers like this: