Tentang Dia

16 April 2010 § Leave a comment

Diantara rumput yang bergoyang ini,

aku akan mengatakan padaMu,

” Terima Kasih.”

Aku rentangkan dua tanganku,

dan Dia memelukku.

” Terima Kasih.”

Di antara kegelapan malam,

hening merasukdalam kalbu,

air matapun tak tertahankan,

melawan amarah terdalam.

Kau hadir, sebagai setitik cahaya,

membawakan aku ketenangan.

Aku hanya bisa berkata, ” terima kasih.”

Berjuang diantara badai yang menerjang

untuk tetap bertahan berdiri,

memandang jauh kedepan dan menindahkan yang berlalu.

Dia datang, menawarkan kedua tanganNya,

aku hanya bisa berkata, ” terima kasih.”

Ketika sesuatu terlihat mustahil,

yang diharapkan seakan menjadi gelap,

diam dan tak tahan kuasa, hendak menyerah.

Lagi-lagi Dia datang menawarkan senyuman.

sekali lagi, ” Terima kasih,  tidak meninggalkanku.”

Tagged:

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Tentang Dia at Catatan Si Hijau.

meta

%d bloggers like this: