Berhenti

23 April 2010 § Leave a comment

Kenapa akhirnya kau memutuskan untuk berhenti?

Ketika aku melakukannya kepada mereka, aku seperti bercemin dari apa yang mereka lakukan untuk aku. Aku tidak mau dendam, tapi sesungguhnya inilah dendam.

Apa maksudmu?

Aku pernah mencuri, dan membuat seseorang kehilangan sesuatu. Aku bisa merasakan, kehilangan itu di dalam diriku. Rasanya tidak enak.

Jadi?

Aku menyakiti seseorang,rasa sakitnya seperti merasuk dalam diriku. Kau mengerti?

Tidak.

Rasa pernah disakiti. Jadi, apa yang kebanyakan aku lakukan hanyalah untuk kepuasan dan balasan. Apa gunanya diajarkan untuk memaafkan kalau aku justru mendendam?

Kau sungguh yakin bisa berhenti?

Ya, aku bisa berhenti jadi pendosa.

Karena Dia bukakan pintuNya untuku.

Refleksi.

Berhenti melakukan dosa, dan kesalahan adalah jalan untuk melihat cinta yang sesungguhnya.

Bukan untuk dilihat, tapi untuk menjadi lebih baik.

Sampai kapanpun, kita adalah manusia yang sedang dibentuk olehNya.

Karena itulah diberikanNya pedang dan perisai dalam berjalan melalui kehidupan ini.

Berhenti menjadi pendosa, caranya dengan bercermin dari apa yang dilakukan.

Tidak perlu menjadi munafik, jujurlah. Ketika disakiti, ada rasa ingin menyakiti. Ketika ditinggalkan, ada rasa ingin ditinggalkan. Hingga akhirnya dosa itu tumbuh.

Sekarang pilihannya, ketika ada rasa ” sakit” dan ” Luka” maukah kita membiarkan Dia menyembuhkannya? Karena Pintu ” sembuh” yaitu dengan “rendah hati” dan ” memaafkan” sudah dibukakanNya untuk kita. INilah pilihannya. Mau atau tidak…^^

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Berhenti at Catatan Si Hijau.

meta

%d bloggers like this: