Seandainya Aku (tidak)…

27 May 2010 § 1 Comment

“Jika kamu tidak memiliki apa yang kamu sukai, maka sukailah apa yang kamu miliki saat ini”

Seandainya aku tidak dilahirkan, apa yang terjadi?

Apa yang terjadi dengan hidupku? Apa yang terjadi dengan Keluargaku?

Satu hal yang pasti, bila aku tidak dilahirkan, mereka tidak akan mengenal aku,

mungkin melihat senyumku saja tidak mau.

Tapi mengapa selama aku hidup,

aku selalu tidak bisa menerima apapun dalam hidupku.

Menyedihkan, bukan salah mereka hidupku menyedihkan seperti ini bukan?

Ah, ya benar, ini bukan salah mereka.

Ini salahku sendiri!

Dan akhirnya, memang aku akan terperangkap pada satu janji bodoh,

apa janji itu? Hidup dalam kepahitan diri sendiri.

Karena akulah yang menyebabkan hidupku hancur.

Aku tidak memiliki yang aku sukai, semua berubah, dan terus berubah.

Akhirnya, aku tidak mendapatkan apa-apa.

Satu waktu, aku tidak dilahirkan, tidak ada aku dirumah ini,

tidak ada aku, dan tidak ada yang mengenal aku.

Apa yang terjadi?

tambah besar “kisah sedih” itu.

Bagaimana rasanya tidak dikenal? menyedihkan.

Bagaimana rasanya tidak ada yang tahu siapa aku? menyedihkan.

Ya, mungkin ini sudah saatnya.

Tidak ada yang tahu aku hidup sampai kapan.

Ya, kalau aku kehilangan, yang ada aku akan menyesal seumur hidupku.

MUngkin inilah artinya MENGAPA HARUS BERSYUKUR?

Ya, inilah artinya, dalam hidup,

nikmati itu semua,

apa yang belum bisa kita dapatkan,

apa yang tidak kita sukai,

apa yang harus terjadi,

apa yang terjadi,

nikmati itu semua.

Suka, duka, masa lalu, masa depan,

dan HARI INI.

Nikmati semua itu.

Semua sudah terjadi.

Aku telah dilahirkan.
Tidak ada lagi, bukan TIDAK BOLEH lagi,

ada kata Seandainya aku tidak dilahirkan.

Karena aku telah dilahirkan untuk satu alasan,

untuk melihat dunia yang indah,

bukan dunia yang menakutkan,

karena TUHAN tidak memberikan dunia yang menakutkan itu,

tapi dia berikan dunia yang penuh senyuman,

senyum dariku, dari mereka dan untuk mereka, untukku juga.

Inilah keindahan dunia itu.

Nikmati dan nikmati.

Seandainya aku tidak bersyukur,

aku bisa lebih menikmati hidup ini.

Ya, aku merindukan nikmatnya hidup ini.

terima kasih TUhan

Jakarta, 27 Mei 2010

Movie Shrek Forever After ( inspiration)

Lead by Kutipan Hari ini

Written Irene Wibowo

§ One Response to Seandainya Aku (tidak)…

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Seandainya Aku (tidak)… at Catatan Si Hijau.

meta

%d bloggers like this: