TerangNya

10 June 2010 § Leave a comment

sumber gambar : kompas.com

Ucap syukurku, pagi hari aku bisa membuka kedua mataku kembali.

Tanganku bisa bergerak bebas, kakiku bisa berjalan.

membangunkan tubuhku.

Mengawali aktifitasku, melihat terangNya menyala di depanku.

Siang menanti, seakan semua menutup harapanku.

Membodohiku, dengan “malas” seakan mengetahui usahaku.

Tapi hanya Dia dan aku yang tahu.

Aku tetap melihat terangNya menyala,

meski sekitarku terlihat gelap dan seakan menutup harapanku.

Ah, tak apa seakan menggelap,

aku tetap percaya terangNya kan selalu menyala.

Meski malam telah tiba, Dia tetap memberikan bintang

agar tetap terang dunia ini.

Ya, inilah harapanku.

Dia membentangkan kedua tanganNya,

aku siap memegangNya, dan memelukNya.

Usahaku akan terlihat sia-sia, tapi bagiNya tidak.

Hanya saja,

Aku tidak bisa memaksakan “terang” tapi Dia telah memberikan “terang”

terbaikNya untukku.

Hanya Dia yang tahu, dan paling tahu.

Percuma seakan kau membodohiku,

atau memaksaku, aku tahu Dia tahu.

Rasanya aku akan tetap berusaha.

Tiada lelah, dan tetap berharap padaNya dalam doaku..

Inilah syukurku padaMu,

terima kasih Tuhan akan senyum, air mata,

bahkan apa yang kulihat dan kurasakan,

semuanya indah.. ^^

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading TerangNya at Catatan Si Hijau.

meta

%d bloggers like this: