Pahit atau manis?

16 June 2010 § 1 Comment

Tidak tahu bagaimana rasanya.
Cukup mengerti tapi selalu terasa samar.
Ketika bayangan itu menghantui,
seakan membuyarkan semua harapan akan suatu impian.
Ketika kenyataan terjadi,
seakan membutakan mata akan kesungguhan yang terjadi.

Kalau aku pahit,
aku akan tetap dirasakan, meski sakit dan tidak mengenakkan.
Dan selalu meninggalkan rasa yang tidak nyaman.
Seakan, mengapa dan kenapa dan apa, selalu berputar di kepalaku.
Hatiku akan tenang, tapi inderaku tidak pernah berhenti memutar
lagu buruk itu. Seakan,semua terjadi dan tak ingin terjadi.

Kalau aku manis,
semua terasa nyaman. Berulang kali akan mencoba dan kembali.
Seakan, yang ada tidak sempurna seperti yang telah ada.
Didepanku, seakan indah, langit nan cerah setiap saat,
burung kian berkicau. Inderaku terasa tenang,tapi hatiku seakan menjaga.
Bersiap ketika serangan itu hendak kembali merasuk bayangku.

Ah, memang tidak ada yang menyenangkan.
Tapi semua harus bisa aku lalui.
Bagaimana ini?
Aku rasa memang hanya ada satu jawaban.
Berdoa tanpa berusaha adalah nol,
berusaha tanpa berharap adalah nol.
Dan NOL besar bila mencinta tapi membenci.

Dialah kunci dari segala jawabannya,
mencinta dalam doa, berusaha dan teap berharap,
mengubur rasa benci yang ada.

Semoga aku bisa melaluinya.
Mungkin, tapi sepertinya memang inilah batu itu.
Besar, keras, kecil dan mudah tersandung.
Tapi tetap bisa dilalui.

Merenung, dan lakukan.
Sepertinya akan memberikan hasil, meski diawali dengan satu digit.
Makin lama akan semakin besar.

Memang manusia tidak pernah puas.

Doaku,
Semoga ketika aku mendapatkan rasa yang terbaik itu,
aku tidak pernah menyesal akan semua rasa yang pernah aku lalui
dan aku akan puas dengan rasa yang aku dapatkan.
Biarkan ada kata “cukup dan terima kasih”
dan “aku bersyukur padaMu”
serta kata “cinta” itu akan
menjadi harapan dalam setiap kebencian.
Dan menjadi kekuatan untuk menghormati.
Semoga aku bisa menjadi baik, meski tidak sempurna,
semoga aku bisa melihat rambu, ketika harus dibutakan oleh kabut.
Semoga aku selalu mengerti, “mengapa, apa dan kenapa” itu terjadi.
Semoga dan semoga dan semoga ….^^
baik apa adanya, seperti kehendakNya..

Jakarta, 16 Juni 2010
Song- Semua Baik- Nikita.
Gambar : Google search…

Tagged:

§ One Response to Pahit atau manis?

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Pahit atau manis? at Catatan Si Hijau.

meta

%d bloggers like this: