Satu tersadari, satu tak boleh tertunda

27 June 2010 § Leave a comment

berkepala 0, pikirku masih hanya perut dan tidur.

berkepala 1, pikirku hanyalah perut , kelucuan dan tidur.

berkepala 2, dengan awal 1, pikirku mulai pada orang tuaku, temanku, perutku, pelajaranku, kelucuan dan tidur.

berkepala 2, dengan awal 2, pikirku adalah mulai pada pelajaran yang amat berat, dan ingin merasa berada pada kepala 1

disinilah aku berada.

ingin masih seperti berkepala 1, menginginkan semuanya terpenuhi.

apalah jadinya aku sekarang?

tak ingin waktu terus berlalu.

begitu nyaman pada rasa takut. Memulaipun, seakan tak sanggup.

Detik kian bergulir.

Satu hal tersadari, tak selamanya sempurna, tapi inginkan terlihat sempurna.

Begitu bosan dengan kenyataan bahwa inilah TOPENG yang nyaman.

Lari dari apa yang terlihat, menghilang dari percakapan, tak ingin lagi dikenal.

Seakan menjadi harapan yang indah namun membutakan.

Seorang akan mengerti, seorang akan marah, seorang akan benci dan

akhirnya seorang diri menyadari dan memutuskan pergi menjadi jalan terbaik.

Apa bisa dikata? Semua tidaklah mudah. KENYATAAN MANIS YANG NYAMAN!!!

Apakah harus menunda lagi?

ketika waktu sudah memaksa untuk mengakui! Ketika terasa kehilangan dan ketika inginkan kembali.

TAKKAN MUDAH!!!

TApi, satu tak boleh tertunda untuk BUANG RASA TOPENG SEMPURNA

dengan kenyataan bahwa mereka akan melihat ketidak sempurnaan itu nyata!

BERTAPA LELAH dan begitu menyakitkan!

TIDAKKKK!!!ini harus berhenti!

TINGGALKAN  kenyamanan, dan tidak lagi menundanya.

untuk katakan sejujurnya,

bertapa inginnya,

aku katakan ” MAAFKAN AKU, yang ingin selalu terlihat sempurna”

dan ” MAAFKAN AKU, yang telah melarikan diri dari kenyataan.”

27 Juni 2010

ungkapan hati terdalam

teruntuk

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Satu tersadari, satu tak boleh tertunda at Catatan Si Hijau.

meta

%d bloggers like this: