Still ( Tenang )

26 July 2010 § Leave a comment

Hide me now, Under Your wings  ( Lingkupiku, dengan sayapMu)
Cover me, Within Your mighty hand (Naungiku, dengan kuasaMu)
When the oceans rise and thunders roar ,I will soar with You above the storm ( Disaat badai bergelora, ku akan terbang bersamaMu)
Father You are king over the flood ,I will be still and know You are God  ( Bapa Kau raja atas semesta, ku TENANG sebab Kau Allahku)
Find rest my soul ,In Christ alone  ( Jiwaku TENANG, dalam Kristus)
Know His power, In quietness and trust  ( Lihat kuasaNya, dalam keheningan)
When the oceans rise and thunders roar ,I will soar with You above the storm ( Disaat badai bergelora, ku akan terbang bersamaMu)
Father You are king over the flood ,I will be still and know You are God  ( Bapa Kau raja atas semesta, ku TENANG sebab Kau Allahku)
:
Terkadang aku tidak tenang, hatiku mungkin diam , tapi rasaku tidak tenang
ketakutan menghantuiku, meracuni aku untuk diam dan terus terperangkap
lalu kulihat kayu yang kupegang erat, Dia memberikan padaku untuk aku pikul.
sebuah salib, yang besar, yang harus terus aku bawa
dalam melalui kehidupan, melewati mimpi, kataNya, agar mereka bisa menemukan aku,
aku harus terus bertahan memegang salib itu.
:
Aku diam, aku tenang, karena aku tahu ini tidak akan seberat itu
aku tahu aku tidak akan sendirian.
Tapi sungguh, TIDAK MUDAH kataku padaNya.
Aku jatuh, aku jatuh, aku lelah, angin menerjangku.
Tapi, aku tidak boleh menyerah, kata hatiku terus memberontak.
Agar aku bangun dan kembali memegangnya.
:
Ini memang tidak mudah.
Tapi aku tidak sendirian.
Ya, aku tidak sendirian. KataNya, DIA akan memegang tanganku.
Aku tenang, karena aku tidak sendirian.
Memang, memang kenyataan ini pahit!!!
AKu tidak tahu aku harus seperti apa lagi sekarang.
:
Aku terlalu tenang, tapi apa arti ketenangan ini sesungguhnya?
Aku lelah, apakah ini lelah karena ketenanganku?
AKU harus berharap pada siapa lagi? Setiap hari seakan terlihat sama.
Aku berteriak, air mataku seakan tiada arti, tapi aku tenang.
APA ini??
:
Lelah bertanya, mencari seribu alasan.
Tapi ini terlalu tenang. Menyejukkan.
Aku lihat aku sudah jatuh.
Salibku jatuh.
Aku jatuh. Aku memejamkan mata. Badai telah berlalu.
Badai pasti berlalu. Ya, itu janjiNya.
:
Aku harus bangkit,
berdiri. MUSTAHIL mungkin bagiku untuk tetap bertahan.
MUSTAHIL bagiku untuk mendapatkannya.
Tapi DIA sudah berjanji padaku.
Dia bilang TIADA YANG MUSTAHIL bagiNya.
Kalau aku berhenti sekarang, aku tidak bisa memberikan mereka arah untuk melihatNya.
:
Ya, aku harus berdiri lagi.
Tidak mudahlah untuk berdiri.
Tapi aku harus berdiri.
Dia telah memilihku.
:
Aku yakin aku bisa bertahan.
Karena Dia janji padaku,
takkan meninggalkanku.
:
Aku tahu tidak mudah,
tapi Dia akan bukakan jalan untukku, dan untuk teman-temanku juga.
:
Aku harus tetap setia dan percaya, karena ini sangat tenang dan menyejukkan.
:
Apalagi ketika aku melihat Dia, dan tahu, Dia akan TETAP disini menggandeng jalanku, memegang tanganku, aku akan TENANG selalu karena Dia takkan meninggalkan aku.
: BUkan mudah meraih mimpi, tapi bukan berarti tidak bisa meraihnya.
: Tidak mudah menemukannya, tapi bukan berarti tidak bisa menemukannya.
-Jakarta, 26 Jul 2010-
Seseorang berkata padaku, “…gugur satu akan tumbuh seribu…”
Lalu yang lain berkata padaku, “…kalau kau menyerah, berarti kau telah meninggalkan suksesmu…”
“bersyukurlah karena kamu diberi kesempatan untuk bersiap masuk kedalam dunia kerja.” Ci Ratih.
terima kasih
Mega, Oscar, Ci Ratih, Ci Cinta, Ci Margareth, Marvin, Ratna, Novita, Shelly, Ciciku, dan semua teman-temanku.^^
“…I will be still and know you are my GOD…”

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Still ( Tenang ) at Catatan Si Hijau.

meta

%d bloggers like this: