Rasa Syukurku

5 October 2010 § Leave a comment

Di tengah hemparan pasir,

aku langkahkan kaki.

Di tengah keramaian cahaya pagi,

aku tatap sang langit.

Ku lihat perjalanan nan jauh di depan sana.

ku lihat langkah yang telah aku lalui di belakang sana.

Di sinilah aku diam sejenak.

Ku tutup mataku,

ku heningkan jiwaku.

kicauan burung nan merdu, bising lembut mewarnai.

Hemparan angin yang berbisik, tawa anak berlari.

Ada aku disini, ada Dia disini.

Saat semua menjadi gelap, kututup mataku.

Tak berani ku lihat Dia.

Namun, saat aku diam seperti ada senandung bernyanyi.

Ku buka mataku, kutatap Dia.

Disana Dia berdiri, sperti disini ada.

Tak kulihat wujudnya, tapi kudengar semua memanggil namaNya.

Hanya inilah yang terucap sekarang,

dan bolehkah bisa selalu terucapkan?

inilah syukur, bisakah selalu dirasakan?

Meski sakit dan penat, aku ingin bilang padaNya selalu

TERIMA KASIH

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Rasa Syukurku at Catatan Si Hijau.

meta

%d bloggers like this: