hidup saat mati

4 January 2011 § Leave a comment

Bila aku terlalu banyak bicara, karena aku ingin di dengar.
Bila aku hanya diam, karena aku ingin sendiri.
Aku hanyalah daging, berbentuk manusia.
Aku seperti anjing yang berharapkan kasih sayang.
Aku seperti kupu-kupu yang ingin terbang dan terlihat indah.
Aku seperti burung yang mencari untuk menyayangi.
Aku ingin dipuji, tapi aku tidak haus pujian.
Aku hanya ingin dinilai berharga, karena aku berharga.
Apakah aku salah?
Sekarang di hari kematianku, semua menenangkan kejelekkanku dan mulai menghargaiku.
Apakah aku hidup saat mati?

hanya sebuah cerita fiksi.

Posted with WordPress for BlackBerry.

Tagged:

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading hidup saat mati at Catatan Si Hijau.

meta