Surat Untuk Pelangi

9 January 2011 § 2 Comments

Dear Pelangi,

 

Aku lihat dirimu disana. Sehabis hujan, tanganNya menggoreskan kau dengan begitu indahnya.

Disini aku bisa menatapmu, dengan berbagai warna yang saling tersenyum.

Bila aku bisa merasakan senyumnya di dunia ini, aku yakin, belaian tanganNya akan sungguh tersentuh.

Mungkin, tidak ada lagi keburukan.

Terkadang, akupun buruk, dengan segala perbedaan dalam diriku.

Terkadang, akupun membedakan diri darinya.

Kalau perbedaan itu indah, mengapa pelangi di duniaku tak seindah yang kulihat di langit sana?

Yang ada sekarang, ingin berkuasa, menghancurkan minoritas. Lalu membiarkan mayoritas menang.

Apakah Tuhan ingin sperti itu terus?

Hmm, aku rasa tidak. Kalau ya, tidak mungkin aku bisa melihatmu bukan, pelangi?

Semoga masalah ini cepat selesai.

Pelangi, bawalah doaku pada bintang, agar cahayaNya tak pernah berhenti menerangi dalam gelap.

Bawalah suratku padaNya, agar aku bisa menikmati keindahan pelangi di dunia ku ini.

 

Terima kasih pelangi.

Salam,

sahabatmu,

Bumi.

 

Jakarta, 9 Januari 2011

Tagged:

§ 2 Responses to Surat Untuk Pelangi

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Surat Untuk Pelangi at Catatan Si Hijau.

meta

%d bloggers like this: