Dari Lukisan

17 January 2011 § Leave a comment

Dear hijau,

Hei, hijau daun, lihat si ulat bulu putih itu suka sekali berada diatasmu. Kau baik ya, mau memberi makan padanya sampai dia menggendut seperti itu.

Temanmu, si hijau rumput selalu tertiup angin. Helaian panjangnya berkibar di bawah awan putih. Girangnya dia, seperti ketenangan yang kau berikan pada ulat bulu itu.

Hmm, hijau daun, ini surat dari ulat bulu.
‘Terima kasih.’

Singkatnya ya? Dua kata itu membuatmu semangat untuk tetap menjadi hijau daun. Ah, mungkin aku harus sepertimu dan si hijau rumput itu.

Sepertimu, karena kau mau memberi dan berbagi sama si ulat bulu menyebalkan itu.
Seperti hijau rumput, karena dia mau menari bersama angin yang berlalu dan tetap tenang.

Em, seperti surat ulat bulu untukmu, aku juga ingin katakan padamu, terima kasih hijau, kau memberikan aku kesempatan menggambar hidupmu.

Kau benar, semua baik.

Ulat, daun, rumput hidup dengan baik apa adanya.

Semoga merekapun juga. Meski terluka, mau bangkit kembali. Mau mencintai dan berbagi..

Terima kasih Hijau.

Semoga, semoga.

Love,
Lukisan.

Tagged:

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Dari Lukisan at Catatan Si Hijau.

meta

%d bloggers like this: