Telinga Mendengar

19 January 2011 § Leave a comment

KENAPA? Selalu saja dia menutup telinganya!

Hei, kau kenapa?

Jangan peduli padaku!

Aku mempunya dua telinga untuk mendengar, ceritakan padaku!

Emm, Kau tidak akan menutup telingamu seperti mereka?

Aku akan mendengar dan selalu mendengar suara hatimu.

Mengapa Kau tidak seperti mereka?

Karena Aku tahu, kau membutuhkan telinga yang mau mendengar.

Hei, apakah aku sama seperti mereka yang suka menutup telinganya?

Dia tersenyum.’

Mungkin.

Aku harus bagaimana menurutmu? Aku ingin di dengar.

Maka kau harus mau mendengar juga.

Apakah aku bisa?

Selalu bisa. Kau bisa melakukan apapun, asalkan kau mau.

Sekarang, ceritakan padaKu.

Em, Kau benar takkan menutup telingamu?

Tidak, aku janji padamu.

 

Jakarta, 19 Januari 2011

 

Tagged:

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Telinga Mendengar at Catatan Si Hijau.

meta

%d bloggers like this: