Ranjang, selimut dan batal

21 January 2011 § 3 Comments

Kau merebahkan dirimu
ya karena aku lelah
Tapi aku iri sama ranjang, kau begitu nyaman berada diatasnya.
sini aku pelukmu.
Terlalu keras!
kau tahu, aku tidak bisa tidur tanpamu bantal!
*colek-colek*
Bagaimana aku? tanya selimut.
mari peluk aku.

Ah, nyamannya berada bersama kalian sahabat malamku.
Hari ini, bawa aku ke rumah mungil, berdinding hijau, dengan jendela besar, dan bersalju.
Kalian tahukan awan mimpi mana yang aku inginkan?

Hhhh, andai setiap hari, setiap waktu, bersama kalian dan awan mimpi itu, adalah kenyataan.

Hmm, meski nyata yang ga seempuk mimpi, tapi nyata selalu senikmat mimpi.

Jakarta,21 Januari 2011
cerita malam diatas ranjang sebelum tidur

Twitter : @sihijau

Tagged:

§ 3 Responses to Ranjang, selimut dan batal

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Ranjang, selimut dan batal at Catatan Si Hijau.

meta

%d bloggers like this: