Aku, Kamu, Dia, Mereka

27 January 2011 § Leave a comment

Aku adalah aku.

Tak ada yang bisa menggantikan kamu.

Dia yang kamu bicarakan adalah aku

Dan mereka lupa bercermin.

Nyatanya, hidup itu mudah.

Sulit bila terus memikirkan kamu.

Akhirnya dia menjadi tokoh utama dalam beban ini.

Merekapun tenggelam dalam setiap perkataan itu.

Kenapa ada sesal?

Sesal awal ketika aku hidup.

Sesal akhir ketika kamu menemukan dia mati.

Akhirnya sesal tidak dihargai mereka.

Karena aku, kadang menjadi kamu, dibicarakan sebagai dia dan berada di tengah mereka.

 

Aku, kamu, dia dan mereka menjadi satu tokoh dalam cerita hidup yang mudah namun terlalu dibuat rumit oleh rasa kurang yang lebih banyak daripada BERSYUKUR.

 

 

Tagged:

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Aku, Kamu, Dia, Mereka at Catatan Si Hijau.

meta

%d bloggers like this: