Tarian Sang Daun

28 January 2011 § Leave a comment

Di atas tanah, di tangan pohon, aku disitu.

Bersama huntaian angin berhembus, mengajakku bergoyang.

Terkadang sentuhan hangat jari-jari, membawakan ketenangan.

Saat rintik membasahi, ku menari bersamanya.

Diam. Keliatannya.

Tapi tidak dengan aku.

Aku menari. Dalam hembusannya. Di tengah rintikannya.

Untuk katakan isi hatiku.

Aku mencintai setiap mata yang memandang.

Aku ingin menghibur hati yang terluka.

Aku akan meneduhkan dari kilatan awan gelap.

Aku rindu selalu mendengar suara dan menantikan jari-jari menyentuh.

 

Jakarta, 28 Januari 2011

 

Tagged: ,

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Tarian Sang Daun at Catatan Si Hijau.

meta

%d bloggers like this: