Hujan Dan rindu

29 January 2011 § Leave a comment

“Kita tetap berada di satu atap yang sama, meski kita jauh.”

Sebelum kau pergi, kau berjanji untuk tetap selalu berada di dekatku.

Hujan, bagaimana aku tahu itu kau?

“ Rindu, ini akan terdengar gila dan naif, tapi aku tidak peduli.”

Berapa lama kau akan bertahan?

Bagaimana air hujan itu bisa menjadi cintamu?

“ Jangan menangis! Aku selalu akan kembali. Di saat itu, tanganmu takkan kulepaskan.”

Bagaimana dengan angin?

Lihat pohon itu saja mudah tertiup, apakah kau tak seperti itu, hujan?

“ Aku special, karena aku hanya untukmu.”

Hujan untukku?

“ Rindu untukku.”

*****

Tak ada yang memisahkan kita. Hujan kan ada untuk rindu. Aku dan kamu telah satu.

 

 


Tagged:

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Hujan Dan rindu at Catatan Si Hijau.

meta

%d bloggers like this: