29th Love Letter : Kertas Putih Kosong

11 February 2011 § Leave a comment

Halo kertas putih kosong,

 

Aneh aku menulis surat ini kepadamu? Ah tidak juga.

Aku mau mengucapkan terima kasih.

Karena kau mau memberikannya kepadaku, untuk bisa aku menulis sesuatu, di atas kertas putih kosong ini.

Jadi, aku memilih untuk menulis surat kepadamu.

Khayalanku, ya, semoga kau mau membaca surat ini.

Buat banyak orang, peristiwa ini biasa, buat aku tidak.

Karena, kau tahu? Aku jadi terinspirasi menuliskan sesuatu.

Terima kasih.

Ya, itu satu.

Kedua, setiap menjelang malam, aku merindukanmu. Karena seringkali kau tidak lagi menjadi putih.

Ketiga, ya kau akan usang termakan waktu dan akhirnya menjadi kenangan.

Sebelum itu semua terjadi, aku hanya ingin katakan, aku….

 

 

Love,

Pensil yang menulis

Tagged:

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading 29th Love Letter : Kertas Putih Kosong at Catatan Si Hijau.

meta

%d bloggers like this: