#12HariBerceritaPagi – “Kupu-Kupu”

13 February 2011 § Leave a comment

“Sudah saatnya kau bangun.
Keluarlah dari sekat yang menyelimutimu.”
ujar embun di atas daun tak jauh dari kepompong itu.

“Terlalu takut aku keluar,” balasnya.

” Mengapa? Aku akan bersinar sebentar lagi,” lanjut matahari.

” Tidak bisa. Aku tidak berani,” katanya sambil menarik selimut yang mulai terbuka.

” Tidak perlu takut! Bernafas itu menyenangkan,” kata embun.

“Betul. Pagi yang baru, akan mengubah hari-hari berikutnya. Jangan takut!”

Sedikit demi sedikit, selimut mulai terbuka. Dia mengeluarkan sayapnya. Di kala matahari mulai menampakkan senyum cahayanya, dia mulai membuka kedua matanya.

” kau indah. Terbanglah dengan bebas! Jangan takut!” lanjut embun.

*****

Pagi itu, aku lahir. Dari kepompong, menjadi kupu-kupu bersayap. Warna sayapku terlihat indah karena pancaran sang matahari, yang menjadi sahabatku. Sekarang, aku mengerti, mengapa aku harus terbang bebas. Karena, aku bagian dari keindahan dunia ini. Tidak pernah bisa aku lupakan, embun dan matahari, kau sahabat terbaikku.

*****

Jakarta, 13 Febuari 2011
Cerita Mini (100-200kata).

Tagged:

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading #12HariBerceritaPagi – “Kupu-Kupu” at Catatan Si Hijau.

meta

%d bloggers like this: