#12HariBerceritaPagi- Dua Putih Untuk Kenangan Satu Pagi

15 February 2011 § Leave a comment

“Bangun. Kita sudah sampai.”
Ku buka mataku. Ku lihat, semua orang bangkit dari tempat dudukny, dan mulai bersiap keluar dari pesawat.

Perjalanan sehari yang panjang di atas udara, cukup melelahkan.

“Udaranya sangat dingin di luar. Pakai ini ya.

Lelaki berkacamata, tinggi, dan berwajah hangat, adalah suamiku sekaligus sahabatku.

Pagi itu, pertama kali aku melihat putih di sepanjang sudut jalanan. Aku dan dia, akan hidup untuk selamanya di kota impianku sejak kecil.

Tidak terduga. Putih yang ku lihat dalam mimpi, menjadi nyata.

*****
Apa daya, sekarang putih hanya kenangan.

” Turut berduka cita ya.”

Aku tidak bisa memanggil dia lagi. Aku tidak bisa memeluk dia lagi.

” Pagi itu, pertama kali kami menginjak kota ini, dengan penuh harapan. Aku tidak pernah menyangka, dia harus pergi selamanya. Sayang, tunggu aku disana,” kata lelaki itu menangis pedih.

Aku akan menunggumu. Melihat putih baru bersamamu lagi, sayangku.

*****

Jakarta, 15 Febuari 2011
Tentang putih impian dan putih kehilangan. Putih yang tidak terduga, mengubah hari. Satu kejadian, selalu akan mengubah hari berikutnya.

Tagged:

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading #12HariBerceritaPagi- Dua Putih Untuk Kenangan Satu Pagi at Catatan Si Hijau.

meta

%d bloggers like this: