#12HariBerceritaPagi – Boneka Kelinci Ayah

16 February 2011 § 1 Comment

” Ayah, aku mau boneka kelinci untuk hadiah ulang tahunku!” kataku.

Dia hanya tersenyum lalu mencium keningku, dan mengatakan selamat tidur.

Setelah ayah keluar kamar, aku bangun dari tempat tidurku. Berlutut di samping kamarku, lalu melipat tanganku.

Tuhan, aku hanya ingin boneka kelinci dari Ayah untuk hadiah ulang tahunku. Bolehkah?

Aku pejamkan mataku. Membayangkan bertapa menyenangkannya mendapat boneka kelinci.

Pagi itu, aku bangun dengan perasaan bahagia. Aku langsung lari ke bawah pohon natal.

Ayah telah menungguku disana.

” Selamat Natal!!” ujar ayah dan ibu.

Aku langsung membuka hadiah itu, dan aku diberikan boneka kelinci ayah yang aku inginkan.

Aku tidak bisa melupakan pagi itu. Ayah, memberikan yang aku inginkan.

10 tahun berlalu, aku bukan gadis kecil lagi.

Ayah, terima kasih boneka kelincinya. Kau pasti bekerja keras untuk membelikannya padaku.

Sudah 10 tahun ayah, kau pergi. Hanya boneka kelinci ini yang menemani aku tidur.

Ayah, terima kasih.

Aku rindu padamu.

 

 

Jakarta, 16 Febuari 2011

 

 

Tagged:

§ One Response to #12HariBerceritaPagi – Boneka Kelinci Ayah

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading #12HariBerceritaPagi – Boneka Kelinci Ayah at Catatan Si Hijau.

meta

%d bloggers like this: