#40MariBerbagi -Sabar

10 March 2011 § Leave a comment

Apakah sabar bagian dari berbagi?

Ya, tentu saja!

Mengapa? Aku tidak bisa sabar seperti ini terus! Aku ingin teriak! Kemana aku harus berlari? Siapa yang akan mendengar?

AKU!

Kau?

Ya! Aku. Aku disini. Sabar menanti teriakan dan pelukanmu.

Bagaimana bisa?

Aku sudah membuka kedua tanganku.

Lihatlah mereka! Seperti neraka! Selalu menguras kesabaranku! Tidak seperti yang aku inginkan!

Maka, jadilah pribadi seperti yang Aku inginkan. Aku membentukmu, bukan untuk menjadikan manusia egois.

Lihatlah Aku! Apakah kesabaranku hilang?

Bagaiman jadinya aku harus berbuat?

Doakan mereka, tersenyum buat mereka, dan ingatlah kebaikan mereka.

Jangan menghitung apa yang kamu perbuat, namun berikanlah yang terbaik dari dirimu pada mereka.

Itulah sabar dalam berbagi.

Dia butuh telinga, berikan telinga. Dia butuh mata, berikan mata.

Apakah aku sanggup?

Kau bersamaKu. Jangan takut!

Tuhan, aku takkan bisa bersabar sendirian. Ya, aku memang butuh Kau.

Kemarilah! Setiap saat, aku selalu menantikan dirimu.

 

Jakarta, 10 Maret 2011

Renungan pertama mengenai Mari Berbagi.

Tagged:

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading #40MariBerbagi -Sabar at Catatan Si Hijau.

meta

%d bloggers like this: