Saat Menjadi Aku

18 March 2011 § Leave a comment

Aku membuka mata, menutupnya kembali. Berulang aku lakukan, namun aku tetap masih tetap yang sama.

Bercumbu bersama waktu membuatku lelah. Aku baringkan tubuhku yang fana di atas dinginnya lantai.

Aku lipat kedua tanganku, luruskan kakiku seakan aku akan terbaring layaknya seorang yang meninggal.

Aku pejamkan mataku. Hening. Tak ada siapapun, hanya ada aku.

Apa yang aku cari? Pikiranku mulai berlalu lalang.

Aku. Aku. Aku. Aku.

Di dalamnya, selalu ada aku.

Saat menjadi aku, saat aku menangis

Saat menjadi aku, saat aku marah

Saat menjadi aku…

Aku tersenyum sejenak. Menertawakan ketidakberdayaan hatiku, didalam pikiranku.

Apalah aku ini? Hanya debu kotor yang usang namun menjadi manusia.

Akhirnya manusia, hanya akan termakan oleh bakteri yang ditakuti dirinya.

Aku. Aku.

Saat aku, menjadi aku.

Saat aku tertidur selamanya. Bagaiamanakah aku?

Aku tersenyum kembali. Kilauan kebodohan yang terjadi, hanya memakan waktu heningku.

Disini aku terbaring, disana Dia menatap.

Saat menjadi aku, Dia bersama denganku.

lalu, mengapa aku takut Menjadi Aku?

 

Tagged:

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Saat Menjadi Aku at Catatan Si Hijau.

meta

%d bloggers like this: