Perjalanan Mimpi

27 March 2011 § Leave a comment

Saat mata tertutup, jalanku menuju negeri mimpi. Ku buka mata di negeri yang penuh kabut. Mencari dan terus mencari. Sosok yang membuatku merasa terlindungi. Seorang lelaki yang kurindukan. Mungkin mereka tertawa karena kebodohan mimpiku, tapi aku tak peduli. Yang ku lihat dalam mimpi, ku percaya dia bayangan lelaki nyataku kelak. Aku terus berjalan. Samar terlihat senyumnya. Hatiku bedetak kencang. Berharap dia berpaling dan melihat aku. Aku ingin berteriak apa daya ini hanya mimpi. Menakutkan, namun mimpi yang membahagiakan. Kadang kabut mimpi terbawa saat aku bangun. Membuat hatiku berhenti sejenak. Walau hanya mimpi, aku percaya suatu hari aku akan melihatnya nyata. Katakanlah aku bodoh! Aku tak peduli karena aku percaya jalan Dia.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Perjalanan Mimpi at Catatan Si Hijau.

meta

%d bloggers like this: