Gelap

7 April 2011 § Leave a comment

Tertidur di kala surya mulai tenggelam. Ya, malam akan datang. Aku masih tertidur, dengan mata terbuka tanpa tahu apa yang bisa aku lakukan lagi.

Berkata aku ingin bisa, apadaya aku tidak pernah mau. Bila ada satu jawaban, aku hanya inginkan melihat Dia sungguh. Namun, aku tahu aku sudah melihatNya nyata dalam hatiku.

Aku hanya ingin marah, karena Dia biarkan aku terbaring hingga gelap menyapa. Dan aku hanya inginkan memelukNya, ketika aku tak lagi bernafas. Bolehkah aku menikmati saat bersamaMu?

Karena yang aku inginkan bukan kepastian, namun hanya inginkan rasa cintaMu. Karena yang aku mau sebuah pelukan dari sosok terang diriMu.

Namun, apa daya, aku hanya bisa memejam mata dan melihat hitam semua dalam gelap. Hingga akhirnya Kau ijinkan aku.

Tagged:

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Gelap at Catatan Si Hijau.

meta

%d bloggers like this: