Pagi Jumat

22 April 2011 § Leave a comment

Saat matahari mengetuk hari, dendang kicauan burung terdengar.

Menandakan hari yang telah berlalu.

Aku bukan usangmu, aku adalah masa lalu dinamakan kenangan.

Aku bukan sekotak hadiah, aku adalah harapan yang terlukiskan.

Aku bukan canda, aku adalah hati yang berdetak.

Aku bukan topeng, aku adalah tanda tanya.

Aku bukan mimpi, karena aku adalah realita.

Telah berpulang kepada malam, dialah sang mimpi.

Telah kembali di cerahnya bernama pagi, dialah realita.

Apa yang aku takutkan? Tidak perlu lagi.

Aku ada, di dalam ukiran janjiNya.

Jakarta 22 April 2011

Tagged:

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Pagi Jumat at Catatan Si Hijau.

meta

%d bloggers like this: