Melingkar di Jarimu

3 May 2011 § Leave a comment

Bila seandainya adalah waktu, saat itu aku pasti sudah berada dekatmu.

” Bagaimana rasanya? ”
Aku tersenyum.
” Semoga kalian bahagia ya.”
Dia tersenyum.
“Langgeng sampai kakek nenek!”
Aku dan dia berharap penuh akan doa itu.

*30 Hari sebelumnya*
” Aku ingin melingkarkan ini di jarimu, maukah kau menjadi istriku?”
Mimpiku telah menjadi nyata hari ini. Bayangku akan sebuah lingkaran kecil di jari manisku terjadi juga. Tanpa banyak pikir, aku langsung iyakan lamaranmu.

*30 Bulan setelah janji pernikahan*
Kau putarkan lingkaran yang terpasang di jarimu, dengan wajah khawatir. Kau lakukan itu ketika melihatku terbaring.

*30 Tahun kemudian*
Jarimu tetap dilingkari janji kita di depanNya, hingga aku menjemputmu dan kita tak saling mengenal nama di surga.

Jakarta, 3 Mei 2011

Tagged:

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Melingkar di Jarimu at Catatan Si Hijau.

meta

%d bloggers like this: