Malam Terakhir

24 May 2011 § Leave a comment

Bila ada malam pertama, selalu ada malam terakhir. Aku tatap sekelilingku. Dalam perjalananku,aku menghabiskan sisa waktuku.

kau masih muda. Ayo hiduplah seperti anak muda.
jangan jadi anak kecil! Kau sudah dewasa!
hiduplah layaknya seorang anak yang menanti-nantikan hadiah

Bertolak belakang semua perkataan itu. Ku lihat mobil yang berlalu lalang dari atas jembatan. Ku dengar detak suara sepatu yang berjalan dengan cepat.

Apa yang aku cari?
Apakah sudah ku temukan?

Waktu berputar cepat, sampailah aku di depan pintu. Rumah kecil, mimpi kecil. Malam terakhir, aku menjadi kepala dua.
SUPRISES!!! Happy birthday to you.. Happy birthday happy birthday…

Pria itu menghampiriku dengan lilin kecil berjumlah 30. Setelah aku tiup, usai sudah kepala 2. Dia mencium bibirku.
Happy birthday, sayang!

Jakarta, 24 Mei 2011
Hanya sebuah cerita fiksi🙂

Tagged:

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Malam Terakhir at Catatan Si Hijau.

meta

%d bloggers like this: