Ada “LANGIT”

6 June 2011 § Leave a comment

Mengapa aku sering menatap langit?

Karena disitu aku selalu melihat Dia menatap aku.

 

Setiap luka adalah janji. Setiap air mata adalah harapan.

Setiap kesakitan adalah iman.

Disinilah aku berada. Di dunia yang tidak pernah pasti.

Disinilah aku mengenal Dia. Dalam doa, aku selalu berseru padaNya.

Disinilah aku berdiri dan bisa menatap langit.

Selama langit terus berganti, selama waktu terus berlalu, aku tahu.

Dia selalu ada.

 

Kepada siapa lagi aku perlu mencari?

Kalau sekarang aku telah menemukanNya.

Mengapa aku harus mengeluh, bila aku tahu bersyukur itu MEMBAHAGIAKAN?

Mengapa aku harus jadi pesakit, bila aku tahu sembuh bisa membuat aku tersenyum?

 

 

Di sinilah ada cerita tentang aku, yang telah dirangkai olehNya.

 

Sekarang, aku mengerti, mengapa aku membutuhkan diriNya.

Tanpa perlu alasan, DIA telah mencintai aku terlebih dahulu.

Karena aku BERHARGA DI MATANya.

 

 

Jakarta, 6 Juni 2011

 

renungan singkati ni adalah inspirasi dari retret  perustusan SEPM di lembah karmel, 3-5 June 2011

Meskipun banyak ketidak sempurnaan, bersyukur aku tetap menemukan DIA dalam perjalanan ini.🙂

Tagged:

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Ada “LANGIT” at Catatan Si Hijau.

meta

%d bloggers like this: