Kita

16 July 2011 § Leave a comment

” Aku tidak akan melupakanmu” 

Kata terakhir yang kau ucapkan sebelum pergi, selalu teriang dalam ingatanku.

Membuka buku harian saat kita bersama, terasa sangat berat untuk aku lakukan.

” Maafkan aku.”

Kata maaf yang kau bisikkan, selalu terbayang dalam hariku.

Terasa berat membuka hatiku untukmu.

 Emma…”

Sekarang kau datang, saat rindu telah pergi.

Kau menawarkan hari kita bersama dulu.

” Aku mencarimu. Maafkan aku.”

Sekarang kau menghapiriku dengan  janjimu dulu.

Kau membawakan bunga untuk merangkai hari kita bersama.

” Aku merindukan hari kita bersama.”

Aku hanya bisa menatap diam memandangnya.

Air mata  mengalir dalam degupan jantung yang berdetak.

” Maafkan aku.”

Dia menatap cincin yang melingkar di jari manisku.

Kau telah melewatkan saat kita bersama.

 

Jakarta, 16 Juli 2011

Tagged:

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Kita at Catatan Si Hijau.

meta

%d bloggers like this: