Mengapa Dia?

11 August 2011 § Leave a comment

Aku tidak sedang mencurahkan hatiku. Saat aku melihatnya, aku hanya ingin tahu. Terlalu lama aku mencari, mengapa dia?

“Sita? “
Aku hanya diam menatapnya. Bertahun lalu, aku membuka hatiku untuknya. Bertahun lalu, aku bertahan dengan melupakannya namun mengapa dia?
“Apa kabarmu? Hi, sudah lama sekali. Akhirnya aku bisa menjumpaimu!”
Pria inikah yang dulu membawa kunci hatiku dan membuangnya jauh?
” Hei, mengapa kau diam?
Cukup! Sudah terlambat! ” Maaf, aku harus pergi, sudah ditunggu suamiku.” Aku berlalu dari hadapannya. Air mataku tak lagi tertahankan.

Aku bermimpi lagi. Hari bersamanya, terlalu mudah diingat, namun dia sudah melewatkanku.
” Pagi sayang!” ujar suamiku dan mengecup manis bibirku.
Sekarang aku mengerti, mengapa dia? Karena dia anugrah terindah untukku, dan yang tidak melewatkan aku. Selamat tinggal masa lalu, terima kasih teman baikku.

Cerita ini hanyalah sebuah Fiksi.🙂

Tagged: ,

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Mengapa Dia? at Catatan Si Hijau.

meta

%d bloggers like this: