stuck in afraid?

28 November 2011 § Leave a comment

Sampai kapan mau merasa “stuck”?
Jujur aja, kau cuman takutkan?
Pertama, kau takut memulai.
Ketika kau sudah mulai, kau takut mempertahankannya.
Lalu, kau akan takut kehilangan.
Akhirnya kau merasa terjebak dalam hal yang kau rasa tidak kau mengerti. Padahal, kau tahu jawabannya.

Apakah ada yang membaca tulisan ini? Karena aku menulis untuk aku baca di kemudian hari.

This is my truth feeling. Yes, I hate to said that I’m stuck!
Siapa yang senang dijebak atau terjebak? Ga ada! Aku tahu , ini hanya kebohongan diriku sendiri. Rasanya, aku ingin meluapkan ke pembuangan. Yang akhirnya mampet di saluran yang mulai tertutup

Yap, kau menutup jalannya. Kau tahu ada hambatan, dan kau diam. Akhirnya kau menutup jalan yang harus kau lewati. Pintarnya kamu menipu diri, menjauhi dirimu dari kehidupan yang kau tahu adalah fana.

lalu aku harus bagaimana?

Lipatlah tanganmu, berdoa, panggil Dia. Then, pegang tanganNya. Lihat ada jalan yang Dia jelas sediakan untukmu. Dan kamu hanya tinggal berjalan, dan menggandeng tanganNya.

Tagged:

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading stuck in afraid? at Catatan Si Hijau.

meta

%d bloggers like this: