Mencintai

16 February 2012 § 1 Comment

Aku tak hebat, namun Tuhanku hebat.
Perjuangan Dia untuk mencintaiku, tak pernah kunjung usai.
Cinta Tuhan sangat sederhana.
Terkadang Dia diam saat kita bertanya “apakah Kau mencintaiku?” Lalu Dia akan memeluk kita tanpa berkata apapun.
Terkadang Dia terkesan tidak peduli, namun sesungguhnya Dia hanya mempercayaimu saat kita menjalani hidup ini.
Terkadang Dia seperti bersembunyi, namun diam-diam kita selalu ada dipikiranNya.
Tuhan ingin kita bahagia, makanya Dia beri kebebasan sama kita untuk bahagia.
Tuhan tidak menyuruh mencari kebahagiaan, karena kebahagiaan itu sudah ada di dalam kita sejak dulu.
Setiap hari, Tuhan hanya mengingatkan bagaimana untuk mencintai.
Karena cinta terlalu indah, maka terlihat menakutkan.
Sesungguhnya cinta itu sederhana.
Hanya merasakan maka kau akan tahu adanya cinta.
Saat diam, cinta akan tetap berbicara.
Cinta tidak pernah menuntut, namun cinta akan mengalir.
Saat cinta terlihat menjadi ujian, takkan ada pernah kata terlambat untuk menghadapi dan mempelajarinya.
Belajar mencinta sesama seperti Tuhan mencintai dirimu sendiri.

Jakarta, 16 Febuari 2012

Tagged:

§ One Response to Mencintai

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Mencintai at Catatan Si Hijau.

meta

%d bloggers like this: