Ketika

10 July 2012 § Leave a comment

Ketika ia datang, terkadang tanpa permisi.

Ketika ia datang, hanya mengetuk, lalu masuk tanpa permisi.

Ketika ia datang, tidak membiarkan aku dalam keadaan siap, meski aku ingin siap.

Ketika ia datang, bagaikan angin yang berhembus merasuk ke dalam tubuh.

 

ia bagian dari hidup.

ia bagian dari cerita.

ia bagian dari ketakutan.

ia bagian dari bahagia.

 

ketika ia datang, seisi hidup terguncang.

ada rasa bercampur.

ketika ia bawakan bahagia, ketakutan menghampiri

ketika ia bawakan rasa takut, bahagia seakan menyelimuti.

 

kekuatan terpendam, sekali ia menghampiri, bagaikan melompat ke tembok lain.

ketika ia menghilang, ceritapun seakan selesai, dan hidup terasa biasa.

 

inilah aku.

Tagged: , ,

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Ketika at Catatan Si Hijau.

meta

%d bloggers like this: