Mari Belajar Bersyukur!

23 September 2012 § Leave a comment

Okay, dalam perjalanan hidup gue, pernah gue di bilang “pura-pura” bersyukur. Terkesan kayak gue setiap kali selalu mengeluh. Dan gue mulai instropeksi diri gue sendiri.

Okay, gue pernah menceritakan semua mimpi gue. Mungkin benar, apa adanya mimpi kamu, cukup kamu yang tahu, dan cukup kamu berusaha keras hingga akhirnya terjadi.

But, i’m only a human. Which is, i need to talk with someone about what i’m always dreaming right? Cuman sekedar bercerita. Ya berharap, mereka mau bantu berdoa buat gue. But, namanya manusia, terkadang tidak seperti apa yang kita harapkan.

Mungkin benar, sebelum mencari pendukung dari orang lain, JADILAH PENDUKUNG UNTUK MIMPIMU SENDIRI dulu! Kenapa? dengan begitu kau bisa memiliki pondasi yang kuat untuk meraih mimpi.

Yap, tak perlu mereka tahu bagaimana perjuanganmu, cukup DIRIMU SENDIRI yang tahu. Tak perlu juga berharap mereka akan bertepuk tangan akan kesuksesanmu, tapi BIARKAN TANGANMU BEKERJA DAN MENYEBARKAN SUKSESMU pada banyak orang.
Sederhana.  terkadang mimpi itu bisa berubah. Mimpi itu adalah seperti peta. Dia penunjuk jalan, untuk hidupmu kelak. Dia tidak pasti, karena tidak ada yang pasti di dunia ini. Yang paling pasti adalah CINTA. kenapa? Karena dengan mencinta, kau bisa belajar menghargai. Bila TUhan tidak mengabulkan apa yang kau mau, berarti Tuhan sedang mengajarkan untuk mencintai apa yang sudah kamu punya. Dasar dari hidup adalah iman dan terutama adalah KASIH. Tuhan tahu mimpimu, karena Dia yang menempatkannya di hidupmu.

Renungan hari ini, mengingatkan kembali untuk bersyukur. Bahwa terkadang saat berjalan dalam hidup, yang perlu kau lakukan adalah refleksi. apa yang sudah kamu dapatkan dan apa yang kamu minta. Sudah cukupkah? Masih perlukah? Akan membangunkah?

Kalau kata Romo, kalau permintaan itu belum dikabulkan, mungkin kalau Tuhan kabulkan itu hanya untuk menuruti nafsu, tidak membangun hidupmu. Makanya, Tuhan belum mengabulkan. Dan oleh karena itu, harus refleksi kembali. Sudah layakkah menurutmu, kalau Tuhan kabulkan doamu? kalau belum, perbaiki hidupmu kembali.

Tidak mudah pasti. bukan berarti tidak mungkin. Kalau kamu mau, kamu bisa. Kamu bisa , intinya karena kamu mau. Berjuang dan sakit itu pasti. Badai, tentu bakal selalu menghantui. Dan intinya kembali diingatkan untuk MENEPATKAN TUHAN NOMOR SATU di hidupmu. Percaya, apapun yang terjadi, TUHAN punya jalanNya sendiri. Dan jalanNya itu adalah yang paling INDAH.

Yang paling indah dalam HIDUP adalah ketka kita mau memeluk dan bertepuk tangan atas kesuksesan orang lain. Bukan memikirkan bahwa mereka saingan bahkan mereka adalah musuh. Karena bukan MUSUH yang kita butuhkan, tapi TEMAN. kalau akhirnya ia menjatuhkanmu, tetap belajar menghargai mereka. Dan BERDOALAH BAGI MUSUHMU. hal sulit, tapi bukan berarti tidak mungkin.

 

Menyebalkan, pasti. BAdai itu tidak ada yang menyenangkan. tapi kalau sudah menebus BADAI, PELANGI YANG INDAH AKAN TERBENTANG DALAM HIDUPMU..🙂

God bless you…

Tagged: ,

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Mari Belajar Bersyukur! at Catatan Si Hijau.

meta

%d bloggers like this: