Seandainya ada kata ‘Iya’

11 November 2012 § Leave a comment

“Aku cinta kamu.”

Aku balikkan tubuhku, aku tatap matanya.

“ Setelah sekian lama, dan sekarang kau katakan ini padaku? Di hari terakhir aku menjadi lajang?” kataku mendekatinya, menahan rintik air mataku.

Dia diam. Seakan hari itu datang kembali

Dia tarik tubuhku, mendekap aku dalam pelukkannya.

“ Maafkan aku.”

Aku lepaskan diriku. Aku tatap langit malam, di atas ratusan kaki dari tanah, jantungku berdetak kencang.

“ Seandainya ada kata maaf itu. Tidak, seandainya ada kata iya  saat itu. Mungkin malam perpisahan ini tidak akan pernah ada dan hari esok takkan muncul.” bisikku terbata.

“ Seandainya saat ini aku bisa katakan ‘iya’ seperti yang aku harapkan dulu.”

“ ini belum terlambat.”

“ Tidak.”

Tagged: ,

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Seandainya ada kata ‘Iya’ at Catatan Si Hijau.

meta

%d bloggers like this: