When dream is never finish

17 October 2013 § 1 Comment

Punya sejuta mimpi? Siapa yang tidak senang? Apalagi, bermimpi itu adalah hal yang gratis di dunia ini selain bernafas. Membicarakan mimpi kesana sini pun menjadi kegiatan yang tidak pernah usai dilakukan. Memang, membicarakan itu lebih mudah ketimbang melakukan. Walau begitu, setidaknya kita memiliki mimpi dan tidak membuat bagian ‘mimpi’ di dalam hidup kita kosong. Dibandingkan dengan orang yang tidak tahu apa itu mimpi, kita termasuk orang yang beruntung. Tapi, jangan sampai hanya terus-terus membicarakan tanpa berniat melakukannya atau mengejarnya ya!

Kenapa? Karena kalau kita tidak berniat melakukan atau mengejarnya, mimpi itu akan jadi sia-sia. Akhirnya, mimpi yang kita ukir manis, tidak hanya sebagai pajangan belaka saja, tapi juga menjadi kosong! Nah, itulah yang paling menyedihkan!

Mempunyai mimpi itu, berguna untuk mengisi diri kita dengan sesuatu hal yang menyenangkan, excited dan selalu ditunggu-tungga. Inilah yang membuat bermimpi menjadi hal yang paling baik dilakukan selama kita hidup dan tidak pernah ada akhirnya. Selalu saja ada mimpi baru setelah mimpi-mimpi kita terwujud.

Yap, itu hal yang paling membahagiakan!

Jadi, jangan membiarkan mimpi itu menjadi kosong ya! Lalu bagaimana caranya, supaya mimpi terus berjalan? Ada beberapa hal simple yang bisa dilakukan. Ya, tidak terlalu mudah, tapi bukan berarti tidak bisa dicoba ya!

1. Menulisnya!
Jangan pernah bosan untuk menulis mimpi kamu! Menurut sebuah penelitian, menuliskan mimpi terus menerus pada selembar kertas atau buku harian, bisa mendorong kamu untuk mewujudkannya. Dengan begitu, tanpa kita sadari, mimpi itu akan terwujud begitu saja. Bahkan, mungkin dalam mengejarnya pun akan jadi lebih mudah. Mengapa? karena kamu sudah tahu apa tujuannya dan mengapa kamu ingin mewujudnya. Jadi, impian itu tidak lagi menjadi beban.

2. Membayangkannya!
Sederhanakan? Ingin pergi ke London? Bayangkan kamu berada di London. Dengan begitu, alam bawah sadar kamu akan mendorong kamu untuk mewujudkannya. Jadi, adanya dorongan tersebut, maka akan memungkinkan kamu untuk lebih lagi berusaha supaya bisa berada di London. Bahkan, membayangkan mimpi itu, bisa membuat kamu jauh lebih bahagia loh!

3. Make a plan!
Ibarat sebuah majalah, hidup kita pun perlu di isi dengan konten yang menarik. Nah, bagaimana caranya? Make a plan! Buat perencanaan dari setiap mimpi kamu. Misalnya, kamu mau ke London, kamu bisa membuat perencanaan mulai dari dana yang perlu di siapkan sampai tempat yang ingin kamu kunjungin. Buatlah plan tersebut seperti ketika kamu sedang memecahkan teka-teki. dengan begitu, kamu pun akan terdorong untuk meraihnya.

4. Pray and do it!
Nah, ini hal yang paling penting! Berdoa dan lakukan! Doa tanpa perbuatan sama saja bohong. Jadi, selagi mimpi-mimpi itu ada, terus tanamkan dalam hati kamu bahwa kamu ingin meraihnya dan jangan lupa untuk terus berdoa!

semua mimpi bisa terjadi, asalkan kamu mau membuatnya itu terjadi. Memang, mimpi itu tidak akan pernah habis. Namun, berbahagialah kamu yang mempunyai banyak mimpi! Pasalnya, hidup kamu akan jauh lebih berarti karena kamu telah memenuhi satu kategori dalam hidup kamu dengan banyak konten mimpi. Seperti majalah saja, kalau salah satu kategorinya tidak memiliki konten apapun alias kosong, maka pasti ada yang kurang bukan? Akhirnya, majalah itu akan menjadi membosankan. Sama seperti hidup, hal yang paling membosankan adalah ketika mimpi tidak ada yang mengisinya. So, selamat bermimpi!

Tagged: , , ,

§ One Response to When dream is never finish

  • Aiko says:

    Setuju bangettt. Punya cita2 dan angan2 yang tinggi itu bagus tapi kalo cuma dipikiran doang gak ngapa2in sih sama aja boong ya. Kitanya harus tetep usaha dan berdoa supaya mimpi jadi kenyataan😀

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading When dream is never finish at Catatan Si Hijau.

meta

%d bloggers like this: